Sunday, November 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

ASEAN Energy Business Forum 2023 Resmi Berakhir, Menyoroti Percepatan Konektivitas Energi untuk Pertumbuhan ASEAN yang Berkelanjutan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
26 August 2023
in Ekbis
ASEAN Energy Business Forum 2023 Resmi Berakhir, Menyoroti Percepatan Konektivitas Energi untuk Pertumbuhan ASEAN yang Berkelanjutan

JAKARTA,Metapos.id – ASEAN Energy Business Forum (AEBF) 2023, yang
diselenggarakan bersamaan dengan ASEAN Ministers on Energy Meeting ke-41
(AMEM-41), bertemakan “Accelerating Energy Connectivity to Achieve Sustainable
Growth of ASEAN”, berakhir hari ini dengan kesuksesan gemilang. Acara yang
diselenggarakan oleh The ASEAN Centre for Energy (ACE) bekerja sama dengan
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia ini
mempertemukan para Menteri Energi ASEAN & Timor Leste, Menteri Energi mitra dialog ASEAN, para pemimpin industri energi, pakar, akademisi dari seluruh kawasan ASEAN dan sekitarnya.

Dr. Nuki Agya Utama, Direktur Eksekutif ACE, menyoroti kemajuan signifikan
yang dicapai dalam AEBF 2023. Forum triple helix menekankan pentingnya
kolaborasi dan kemitraan antara perwakilan industri, pemerintah, dan akademisi untuk membahas isu-isu energi dan lingkungan.

BACA JUGA

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

Menurut Dr. Nuki, ACE bekerja sama dengan Kementerian ESDM dalam AEBF
2023 untuk memberikan wawasan berharga mengenai bidang program yang
termasuk dalam ASEAN Plan of Action for Energy Cooperation (APAEC) Tahap II:
2021-2025 untuk mencapai masa depan energi yang aman, berkelanjutan dan
tangguh. Beliau menyampaikan, “Seperti yang kita ketahui, pemerintah, dunia
usaha, investor, dan akademisi di negara-negara anggota ASEAN sepakat
mengenai pentingnya kerja sama regional untuk keamanan energi berkelanjutan dan
interkonektivitas guna mendukung ASEAN sebagai pusat pertumbuhan.”

Pada hari kedua, sesi-sesi panel dalam AEBF menyediakan platform untuk
pertukaran pengetahuan, dialog, dan kolaborasi antara para pemimpin industri,
perwakilan pemerintah, akademisi, dan pakar. Diskusi berkisar seputar transisi
energi, interkonektivitas jaringan listrik, inisiatif energi yang lebih bersih, mineral
penting, pemanfaatan gas alam, investasi rendah karbon, peran batubara dalam
transisi energi, dan banyak lagi.

Hal penting lainnya adalah, ACE telah memperkuat komitmennya untuk memajukan kolaborasi energi, keberlanjutan, dan inovasi di seluruh kawasan ASEAN dengan menandatangani serangkaian Nota Kesepahaman (MoU) yang signifikan dengan mitra utama regional dan internasional. MoU ini diresmikan pada ASEAN Ministers
on Energy ke-41 (AMEM-41) bersamaan dengan ASEAN Energy Business Forum 

(AEBF) 2023 pada tanggal 25 Agustus 2023, di hadapan para Menteri ASEAN dan
mitra dialog, yang menggarisbawahi pentingnya kolaborasi ini dalam membentuk lanskap energi di kawasan.
Kolaborasi ACE mencakup beragam mitra, yang masing-masing menyumbangkan
keahlian dan sumber daya berbeda untuk memperkuat sektor energi di ASEAN.

Action for Energy Cooperation (APAEC)
Tahap II: 2021-2025 dan mencakup inisiatif seperti interkoneksi listrik lintas batas
antara Indonesia dan Malaysia, mempercepat integrasi energi terbarukan melalui ASEAN Power Grid, meningkatkan kolaborasi energi ramah lingkungan. dengan Tiongkok, mempromosikan pembiayaan efisiensi energi, dan membina kemitraan dengan organisasi seperti UNOPS, GIZ, KDB, EFC, JICA, ADB, JETRO, dan institusi akademis. Kemitraan ini menandakan peran ACE dalam memajukan pengembangan energi berkelanjutan dan kolaborasi di kawasan.

Sebagai penutup AEBF, acara ini juga merayakan keunggulan di sektor energi
melalui ASEAN Energy Awards yang bergengsi. Penghargaan ini mengakui
pencapaian luar biasa dalam berbagai kategori, termasuk efisiensi dan konservasi energi pada bangunan, industri, manajemen energi, energi terbarukan, dan teknologi batubara ramah lingkungan. Pengakuan ini menggarisbawahi kontribusi luar biasa yang dilakukan oleh individu dan organisasi terhadap kemajuan praktik energi berkelanjutan di kawasan ASEAN.

AEBF 2023 sukses diselenggarakan oleh The ASEAN Centre for Energy (ACE) dan
Dyandra Promosindo sebagai co-organiser, dengan dukungan dari Sponsor Utama:
PT. Pertamina, Tenaga Nasional Berhad, PLN, dan SARAWAK ENERGY.

Tags: AEBFMetapos.idPertumbuhan Asean
Previous Post

ASEAN Centre for Energy (ACE) Perkuat Kemitraan Regional Melalui Berbagai Nota Kesepahaman

Next Post

Ini Strategi Bank Indonesia terhadap Potensi Kenaikan Fed Fund Rate

Related Posts

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia
Ekbis

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

1 November 2026
Media Gathering Pasar Modal 2026
Ekbis

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

31 October 2026
BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
Next Post
Bank Indonesia Sebut Nilai Tukar Rupiah Paling Stabil di Dunia

Ini Strategi Bank Indonesia terhadap Potensi Kenaikan Fed Fund Rate

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini