Tuesday, September 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 5,04 Persen di Kuartal II-2023

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
5 August 2023
in Ekbis
Ekonom Sebut Ekonomi Indonesia Masih Baik-Baik Saja

JAKARTA,Metapos.id – Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia diproyeksi akan mencapai 5,04 persen secara tahunan (yoy) pada kuartal II-2023. Data pertumbuhan PDB Indonesia akan resmi dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 7 Agustus 2023.

“Prakiraan kami menunjukkan bahwa pertumbuhan PDB untuk kuartal II-2023 mencapai 5,04 persen yoy, menunjukkan sedikit perubahan dari tingkat pertumbuhan 5,03 persen yoy yang diamati pada kuartal I-2023,” kata Ekonom senior Bank Mandiri Faisal Rachman, Jumat 4 Agustus.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

Secara kuartalan, Faisal juga memperkirakan PDB untuk kuartal II-2023 akan meningkat sebesar 3,74 persen (qoq), pulih dari tingkat pertumbuhan negatif sebesar -0,92 persen qoq yang terlihat pada kuartal I-2023.

Sepanjang paruh pertama tahun 2023, pertumbuhan PDB diprediksi mencapai 5,04 persen yoy, turun dari pertumbuhan 5,25 persen yoy yang tercatat pada semester I-2022.

Perlambatan tersebut dapat dikaitkan dengan perlambatan ekonomi global di tengah inflasi global dan tingkat kebijakan suku bunga global yang terus tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.

Faisal menilai pertumbuhan PDB kuartal II-2023 utamanya didorong oleh konsumsi rumah tangga yang kuat dan peningkatan belanja pemerintah.

Konsumsi rumah tangga diperkirakan mengalami peningkatan yang signifikan setelah berakhirnya pandemi, sehingga mobilitas masyarakat meningkat.

Selain itu, tren penurunan inflasi dan dampak musiman yang positif dari perayaan Idul Fitri dan Idul Adha semakin menunjang belanja konsumen.

Setelah berakhirnya pandemi, Pemerintah mengambil sikap yang lebih pro-pertumbuhan. Dengan peningkatan ruang fiskal melalui penghapusan program penanganan pandemi dan program APM, pemerintah terlihat aktif mengejar belanja yang berorientasi pada pertumbuhan untuk mendorong perekonomian.

Selain itu, kinerja Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) masih akan tertahan karena faktor investasi struktur dan bangunan. Namun demikian, terdapat prospek yang menjanjikan untuk percepatan selama semester II tahun ini, terutama didorong oleh percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dengan mengacu pada indikator-indikator tersebut, Faisal mengharapkan ekonomi Indonesia akan tetap tangguh di tengah pertumbuhan ekonomi global yang lesu pada sisa tahun 2023 ini.

“Kami masih memperkirakan bahwa sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia kemungkinan besar akan bergeser dari sektor eksternal ke sektor domestik pada tahun 2023. Kegiatan ekspor diproyeksikan melemah seiring dengan perlambatan ekonomi global, sehingga menjadi tantangan bagi kinerja sektor eksternal negara,” ujar Faisal.

Namun sebaliknya, konsumsi domestik diperkirakan akan tetap kuat, didukung oleh faktor mobilitas masyarakat yang membaik, inflasi yang cenderung menurun, dan kondisi fiskal yang solid.

“Secara keseluruhan, proyeksi kami menunjukkan pelonggaran moderat dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2023, dengan perkiraan tingkat 5,04 persen, dibandingkan dengan 5,31 persen yang dicapai pada tahun 2022,” pungkasnya.

Tags: Metapos.idPertumbuhan ekonomi
Previous Post

Lelang Motor Royal Enfield Rp23 Juta di Kemenkeu Resmi Dimulai

Next Post

Ekonomi RI Tumbuh 5,17 Persen di Kuartal II 2023

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
Ekonom Sebut Ekonomi Indonesia Masih Baik-Baik Saja

Ekonomi RI Tumbuh 5,17 Persen di Kuartal II 2023

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini