Wednesday, July 29, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 5,04 Persen di Kuartal II-2023

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
5 August 2023
in Ekbis
Ekonom Sebut Ekonomi Indonesia Masih Baik-Baik Saja

JAKARTA,Metapos.id – Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia diproyeksi akan mencapai 5,04 persen secara tahunan (yoy) pada kuartal II-2023. Data pertumbuhan PDB Indonesia akan resmi dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 7 Agustus 2023.

“Prakiraan kami menunjukkan bahwa pertumbuhan PDB untuk kuartal II-2023 mencapai 5,04 persen yoy, menunjukkan sedikit perubahan dari tingkat pertumbuhan 5,03 persen yoy yang diamati pada kuartal I-2023,” kata Ekonom senior Bank Mandiri Faisal Rachman, Jumat 4 Agustus.

BACA JUGA

Bank Mandiri Taspen Tingkatkan Layanan Pensiun Lewat Sinergi dengan Pemprov Jabar

RDN Nasabah Diduga Raib, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA di PN Jakarta Pusat

Secara kuartalan, Faisal juga memperkirakan PDB untuk kuartal II-2023 akan meningkat sebesar 3,74 persen (qoq), pulih dari tingkat pertumbuhan negatif sebesar -0,92 persen qoq yang terlihat pada kuartal I-2023.

Sepanjang paruh pertama tahun 2023, pertumbuhan PDB diprediksi mencapai 5,04 persen yoy, turun dari pertumbuhan 5,25 persen yoy yang tercatat pada semester I-2022.

Perlambatan tersebut dapat dikaitkan dengan perlambatan ekonomi global di tengah inflasi global dan tingkat kebijakan suku bunga global yang terus tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.

Faisal menilai pertumbuhan PDB kuartal II-2023 utamanya didorong oleh konsumsi rumah tangga yang kuat dan peningkatan belanja pemerintah.

Konsumsi rumah tangga diperkirakan mengalami peningkatan yang signifikan setelah berakhirnya pandemi, sehingga mobilitas masyarakat meningkat.

Selain itu, tren penurunan inflasi dan dampak musiman yang positif dari perayaan Idul Fitri dan Idul Adha semakin menunjang belanja konsumen.

Setelah berakhirnya pandemi, Pemerintah mengambil sikap yang lebih pro-pertumbuhan. Dengan peningkatan ruang fiskal melalui penghapusan program penanganan pandemi dan program APM, pemerintah terlihat aktif mengejar belanja yang berorientasi pada pertumbuhan untuk mendorong perekonomian.

Selain itu, kinerja Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) masih akan tertahan karena faktor investasi struktur dan bangunan. Namun demikian, terdapat prospek yang menjanjikan untuk percepatan selama semester II tahun ini, terutama didorong oleh percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dengan mengacu pada indikator-indikator tersebut, Faisal mengharapkan ekonomi Indonesia akan tetap tangguh di tengah pertumbuhan ekonomi global yang lesu pada sisa tahun 2023 ini.

“Kami masih memperkirakan bahwa sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia kemungkinan besar akan bergeser dari sektor eksternal ke sektor domestik pada tahun 2023. Kegiatan ekspor diproyeksikan melemah seiring dengan perlambatan ekonomi global, sehingga menjadi tantangan bagi kinerja sektor eksternal negara,” ujar Faisal.

Namun sebaliknya, konsumsi domestik diperkirakan akan tetap kuat, didukung oleh faktor mobilitas masyarakat yang membaik, inflasi yang cenderung menurun, dan kondisi fiskal yang solid.

“Secara keseluruhan, proyeksi kami menunjukkan pelonggaran moderat dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2023, dengan perkiraan tingkat 5,04 persen, dibandingkan dengan 5,31 persen yang dicapai pada tahun 2022,” pungkasnya.

Tags: Metapos.idPertumbuhan ekonomi
Previous Post

Lelang Motor Royal Enfield Rp23 Juta di Kemenkeu Resmi Dimulai

Next Post

Ekonomi RI Tumbuh 5,17 Persen di Kuartal II 2023

Related Posts

Bank Mandiri Taspen Tingkatkan Layanan Pensiun Lewat Sinergi dengan Pemprov Jabar
Ekbis

Bank Mandiri Taspen Tingkatkan Layanan Pensiun Lewat Sinergi dengan Pemprov Jabar

29 July 2026
RDN Nasabah Diduga Raib, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA di PN Jakarta Pusat
Ekbis

RDN Nasabah Diduga Raib, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA di PN Jakarta Pusat

27 July 2026
Rupiah Sentuh Level Rp18.000 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global
Ekbis

Rupiah Sentuh Level Rp18.000 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global

27 July 2026
BI Pastikan Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga Usai Perry Warjiyo Mundur
Ekbis

BI Pastikan Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga Usai Perry Warjiyo Mundur

27 July 2026
Feel Good Network Perkuat Ekosistem Kreatif Lewat Innercircle dan BRICKS
Ekbis

Feel Good Network Perkuat Ekosistem Kreatif Lewat Innercircle dan BRICKS

27 July 2026
Ratusan Keluarga Ramaikan #1 Family Fest Prudential Syariah di Hari Anak Nasional
Ekbis

Ratusan Keluarga Ramaikan #1 Family Fest Prudential Syariah di Hari Anak Nasional

26 July 2026
Next Post
Ekonom Sebut Ekonomi Indonesia Masih Baik-Baik Saja

Ekonomi RI Tumbuh 5,17 Persen di Kuartal II 2023

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini