Saturday, September 19, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Gelar Market Outlook, Ini Panduan BNI Bagi Investor

Afizahri by Afizahri
10 March 2023
in Ekbis
Gelar Market Outlook, Ini Panduan BNI Bagi Investor


 
JAKARTA,Metapos.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, atau BNI berkomitmen untuk terus memberikan panduan, update dan insight bagi para investor untuk dapat mengoptimalkan peluang di periode pemulihan ekonomi nasional.

Bekerjasama dengan CNBC Indonesia mengadakan BNI Emerald Market Outlook dengan tema “Optimizing Financial Opportunities as Epicentrum of Growth”.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

Sebagai bentuk dedikasi dalam mengawal portfolio keuangan para investor, perseroan melalu BNI Emerald mengundang prominent speakers yang dapat memberikan insight investasi terbaik bagi para Nasabahnya.

Para pembicara tersebut antara lain Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan RI Febrio Nathan Kacaribu, Direktur Ashmore Asset Management Indonesia Steven Satya Yudha, Eko Priyono Pratomo (Komisaris Utama BNI Asset Management), dan Ekonom Senior INDEF Aviliani.

“Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen kami kepada Nasabah BNI Emerald untuk memberikan update dan insight mengenai kondisi pasar keuangan dan investasi, baik secara global maupun domestik,” kata Direktur Utama BNI Royke Tumilaar saat membuka BNI Emerald Market Outlook.

Dia mengatakan, tahun 2022 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi pasar keuangan dan investasi global maupun domestik. Kebijakan kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral di berbagai negara, termasuk Indonesia, dan tingkat inflasi yang tinggi menyebabkan ketidakpastian di pasar saham, kenaikan yield obligasi, serta melemahnya berbagai nilai tukar terhadap US Dollar.

Ditambah lagi dengan kondisi geopolitik antara Rusia dan Ukraina yang menyebabkan gangguan pasokan energi dan pangan ke berbagai negara.

“Kondisi ketidakpastian ini masih mungkin akan terjadi di tahun 2023 dan dapat berdampak pada Indonesia, meskipun arah kondisinya sudah lebih dapat diprediksi,” katanya.

Royke melanjutkan Indonesia sendiri memang mencatatkan Parameter Ekonomi yang baik di Tahun 2022. Tercatat pertumbuhan ekonomi dalam PDB tumbuh 5,31% secara YoY, neraca perdagangan konsisten surplus dalam 33 bulan dengan nilai sebesar US$3,8 miliar pada Januari 2023, dan cadangan devisa sebesar US$139,4 miliar yang terbilang cukup tinggi.

“Hal ini menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia terus berkembang meskipun dihadapkan dengan kondisi global yang tidak menentu,” pungkasnya.

Terkait hal tersebut, BNI pun berkomitmen untuk memberikan pendampingan yang tepat bagi para nasabah dalam berinvestasi.

“Melalui BNI Emerald Market Outlook, kami ingin membagikan informasi yang berguna bagi investor agar mereka dapat mengoptimalkan peluang keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi global,” kata Royke.

Diharapkan acara ini dapat memberikan manfaat bagi para Nasabah BNI Emerald dalam mengoptimalkan peluang finansial untuk mengelola dan mengembangkan aset dan kekayaannya secara optimal, dan senantiasa memilih BNI sebagai partner aktivitas perbankan dan investasi nasabah.

Dia berharap, BNI Emerald Market Outlook juga dapat memberikan informasi yang berguna bagi para investor dalam mengambil keputusan investasi.

Tags: BNI emeraldMetapos.id
Previous Post

Elsewedy Electric Indonesia Garap Gardu Induk 150KV untuk Data Center

Next Post

Jelang Ramadan, BSI Genjot Pembiayaan Retail

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
Jelang Ramadan, BSI Genjot Pembiayaan Retail

Jelang Ramadan, BSI Genjot Pembiayaan Retail

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini