Saturday, August 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ini Alasan Penerbitan SBN Ritel Terus Melejit jadi Rp130 Triliun

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
22 February 2023
in Ekbis
Ini Alasan Penerbitan SBN Ritel Terus Melejit jadi Rp130 Triliun

JAKARTA,Metapos.id – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan bahwa target penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) ritel periode 2023 adalah sebesar Rp130 triliun.

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Suminto mengatakan pihaknya terus berupaya memperluas basis investor, melakukan pendalaman pasar, dan menjaga pasar SBN domestik itu sendiri.

BACA JUGA

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

“Di tahun ini kami memproyeksikan bahwa penerbitan SBN ritel dapat mencapai pada kisaran Rp130 triliun,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu, 22 Februari.

Suminto menjelaskan, angka tersebut merupakan yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Dia merinci pada periode 2019 jumlah SBM ritel yang diterbitkan adalah sebesar Rp49,9 triliun.

Kemudian, nilai SBN ritel tumbuh menjadi Rp76,8 triliun pada 2020, naik lagi jadi Rp97,2 triliun di 2021, dan terakhir sebesar Rp107,4 triliun di tahun lalu.

“Instrumen SBN ritel sangat baik untuk mendorong transformasi saving society di masyarakat menjadi investing society,” tegas dia.

Sebelumnya, Suminto sempat menegaskan jika penerbitan SBN tidak akan mengganggu kondisi likuiditas di pasaran, utamanya pada sektor perbankan. Menurut dia, kekhawatiran tersebut tidak beralasan lantaran dana yang ada saat ini cukup memadai bahkan cenderung longgar.

“Assessment kami bersama BI dan OJK bahwa sejauh ini belum menyebabkan crowding out terhadap perbankan, termasuk dalam kompetisi dana pihak ketiga (DPK),” kata dia saat rapat dengan Komisi XI DPR beberapa waktu lalu.

Suminto memaparkan, strategi penerbitan SBN ritel pasti memperhatikan kondisi likuiditas di market guna menghindari efek negatif yang bakal ditimbulkan.

“Misalnya pada 2022 kami menerbitkan SBN ritel dengan nominal mencapai Rp107 triliun, nah ini kami menyerap dari market. Tapi pada tahun bersamaan ada SBN yang jatuh tempo sebesar Rp84 triliun yang kami keluaran dari APBN. Sehingga secara netto kami hanya menyerap dari investor Rp23 triliun,” tuturnya.

Tags: Metapos.idSBN ritel
Previous Post

Karbon Bekas Pembangkit Listrik Kini Bisa Dijual

Next Post

Begini Ramalan Terbaru Ekonomi Global Versi Sri Mulyani

Related Posts

Mulai September, Naik TransBandara Blok M–Soetta Bayar Rp15.000
Ekbis

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

1 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Ekbis

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

1 August 2026
BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat
Ekbis

BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat

31 July 2026
ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha
Ekbis

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha

31 July 2026
Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026
Ekbis

Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026

30 July 2026
Kementerian ESDM menyebut proyek LNG Abadi Masela menjadi bukti pemerataan pembangunan dari Indonesia Timur sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Ekbis

LNG Abadi Masela Perkuat Ketahanan Energi dan Dorong Ekonomi Indonesia Timur

29 July 2026
Next Post
Begini Ramalan Terbaru Ekonomi Global Versi Sri Mulyani

Begini Ramalan Terbaru Ekonomi Global Versi Sri Mulyani

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini