Friday, September 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menkeu Sri Mulyani: Ekonomi Dunia Gelap Gulita, Kita Justru Pulih Kuat

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
2 February 2023
in Ekbis
Pemerintah Kejar Defisit Fiskal 3 Persen di RAPBN 2023

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa pada sepanjang 2022 Indonesia telah berhasil memulihkan perekonomian secara lebih baik usai tekanan hebat akibat pandemi COVID-19 dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Menkeu, hal itu tercermin dari pertumbuhan di semua regional nusantara yang mencatatkan hasil positif. Sumatera misalnya yang tumbuh 4,71 persen hingga akhir kuartal III 2022. Kemudian Jawa dengan 5,76 persen, Kalimantan 5,67 Persen, Sulawesi 8,24 persen, serta Papua dan Maluku sebesar 7,51 persen.

BACA JUGA

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB

Momentum pemulihan yang kuat nampak jelas di kawasan Bali dan Nusantara dengan bukuan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,69 persen. Padahal, wilayah ini sebelumnya masih terkontraksi akibat sektor pariwisata yang belum membaik.

“Pertumbuhan di semua kawasan sudah positif dan cukup tinggi. Ini merupakan hal yang luar biasa,” ujarnya melalui saluran virtual saat menyambangi STKIP PGRI Sumenep, Kamis, 2 Februari.

Menkeu menjelaskan, apa yang terjadi di Indonesia sebagai sesuatu hal yang tidak biasa (anomaly).

Pasalnya, kebangkitan ekonomi RI justru bertolak belakang dengan kondisi global yang tengah mengalami pemburukan situasi.

“Padahal dunia sedang melemah lagi. Jadi saat IMF menyampaikan kalau dunia akan gelap gulita, Indonesia sebetulnya dalam posisi yang pemulihannya meningkat sangat pesat,” tegas dia.

Menkeu mencatat, pertumbuhan ekonomi global pada 2022 diperkirakan hanya sekitar 2,9 persen. Angka itu turun signifikan dari 2021 yang sebesar 6,2 persen.

“Tahun ini akan melemah lagi (dari 2022). Inilah yang harus kita waspadai pascapandemi, yaitu pelemahan yang signifikan,” tuturnya.

Pemerintah sendiri optimistis pertumbuhan ekonomi pada 2022 kemarin bisa berada di rentang 5,2 persen hingga 5,3 persen secara full year. Adapun, untuk 2023 diupayakan tetap bertengger di level psikologis 5 persen dengan perkiraan konservatif sebesar 4,5 persen.

Dalam catatan VOI, setidaknya terdapat lima tantangan yang perlu diwaspadai untuk periode tahun ini. Pertama, peningkatan tensi geopolitik. Kedua, inflasi global yang belum sepenuhnya jinak dan kembali ke level normal.

Ketiga, tingkat suku bunga yang masih tinggi. Empat, penurunan ekonomi di negara-negara maju, seperti Amerika, China, dan wilayah Eropa. Serta yang kelima adalah kebijakan fiskal yang makin sempit karena telah diperlebar selama masa awal pandemi COVID-19.

Walau begitu, terdapat pula sinyal yang bisa menjadi harapan untuk 2023, seperti mulai melandainya harga komoditas, pembukaan ekonomi China sebagai lanjutan dari pelonggaran kebijakan zero covid policy, dan penguatan pemulihan negara emerging di Asia (India, ASEAN).

Tags: MenkeuMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Ratusan Investor Global dan Domestik Komitmen Berinvestasi di IKN Nusantara

Next Post

Baru Sebulan, OJK Sudah Blokir 10 Investasi Bodong dan 50 Pinjol Ilegal

Related Posts

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta
Ekbis

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

24 September 2026
Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB
Ekbis

Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB

24 September 2026
Ekbis

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Berkapasitas 100 GW

23 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

22 September 2026
Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment
Ekbis

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

22 September 2026
Saham SMLE Dilirik Investor Strategis
Ekbis

Saham SMLE Dilirik Investor Strategis

22 September 2026
Next Post
Bayang-Bayang Kenaikan Suku Bunga BI, Bagaimana Sikap OJK?

Baru Sebulan, OJK Sudah Blokir 10 Investasi Bodong dan 50 Pinjol Ilegal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini