Monday, May 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Ekonom: Persoalan Stabilitas Pangan Jadi Jualan Para Capres untuk Pemilu 2024

Afizahri by Afizahri
16 December 2022
in Ekbis
Ekonom: Persoalan Stabilitas Pangan Jadi Jualan Para Capres untuk Pemilu 2024

JAKARTA,Metapos.id – Indonesia akan memasuki tahun politik pada 2023. Kestabilan harga pangan dan pupuk diprediksi menjadi salah satu janji utama yang muncul dalam kampanye para calon presiden dan wakil presiden menjelang Pemilu 2024.

Sebab, stabilitas pangan akan berpengaruh langsung terhadap perekonomian dan dapur masyarakat.

BACA JUGA

Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter

Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi

Hal ini diungkapkan oleh Ekonom dan Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira, dalam Webinar “Momentum Konsolidasi Ekonomi & Politik” Business Challenges 2023 Secara daring, Kamis, 15 Desember.

Bhima mengatakan masalah stabilitas harga pangan memang selalu menjadi bahan kampanye pada tahun politik.

Namun, pada 2023 dan 2024 nanti, kondisinya akan berbeda karena adanya ancaman pasokan dan inflasi pangan secara global, sehingga tantangannya akan sangat besar.

Menurutnya, para calon peserta pemilu mesti menyadari bahwa efek stabilitas pangan akan berpengaruh terhadap posisinya dalam kontestasi pesta politik 2024 mendatang. Salah satu jualan yang akan muncul adalah terkait populisme perlu tidaknya impor pangan untuk menjaga ketersediaan dalam negeri.

“Semua (peserta pemilu) harus bisa menjaga stabilitas harga pangan sebelum pemilu, termasuk pupuk, karena di berbagai negara sekarang mulai ada ancaman krisis pangan dan kelangkaan pupuk, itu juga kalau inflasi terlalu tinggi, biaya politiknya akan jauh lebih mahal,” kata Bhima dikutip Jumat, 16 Desember.

Ia mengatakan bahwa janji peserta pemilu terkait hal-hal populis, seperti janji akan menjaga harga pangan dan mendorong subsidi pupuk sebenarnya sah-sah saja, meskipun para kandidat harus memastikan bahwa ketika mereka terpilih, nantinya tetap akan melanjutkan komitmen kebijakan itu untuk menjaga masyarakat.

“Sebenarnya menyeimbangkan populisme untuk meraih suara jangka pendek dengan yang memang betul-betul ada kaitan dalam ketahanan jangka panjang,” ujar Bhima.

Dia bahkan menyarankan agar pemerintah pusat dan daerah mampu memastikan stabilitas harga pangan.

“Selain baik bagi perekonomian dan masyarakat, hal itu pun akan mendorong pelaksanaan pemilu yang lebih lancar,” tandasnya.

Tags: CapresHarga panganMetapos.idPemilu
Previous Post

PLN Selesaikan Proyek Kelistrikan Tegangan Tinggi di Sulteng

Next Post

Menkeu Sri Mulyani: Pengembangan Manufaktur merupakan Kunci Transformasi Ekonomi Menuju Pendapatan Tinggi

Related Posts

Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter
Ekbis

Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter

10 May 2026
Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi
Ekbis

Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi

10 May 2026
Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Next Post
Ini Strategi Sri Mulyani Atasi Dampak Kenaikan Suku Bunga Global

Menkeu Sri Mulyani: Pengembangan Manufaktur merupakan Kunci Transformasi Ekonomi Menuju Pendapatan Tinggi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini