Monday, May 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Likuiditas Jadi Faktor Utama Perbankan Indonesia Hadapi Ancaman Resesi 2023

metaposmedia by metaposmedia
16 December 2022
in Ekbis
Likuiditas Jadi Faktor Utama Perbankan Indonesia Hadapi Ancaman Resesi 2023

JAKARTA,Metapos.id – Menjelang 2023, kekhawatiran resesi dan ketidakpastian ekonomi global kian menjadi. Kendati demikian, Indonesia disebut masih memiliki daya tahan untuk menghadapi situasi tersebut.

Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Royke Tumilaar optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan terjadi pada tahun depan. Sebab, BNI sendiri sudah membuktikannya dengan pertumbuhan pesat selama dua tahun terakhir.

BACA JUGA

Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter

Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi

Hingga kuartal III-2022, BNI sudah mencatatkan laba bersih senilai Rp13,69 triliun. Capaian ini melonjak 76,87 persen dari periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Pertumbuhan laba ini disokong oleh pendapatan bunga senilai Rp39,27 triliun atau naik 4,66 persen secara tahunan (yoy).

“Saya enggak yakin bahwa kita akan bermasalah seperti negara-negara lain, saya sangat optimis bahwa kita pasti bisa dengan jumlah rakyat Indonesia sebegitu besar, ini adalah suatu keuntungan bagaimana kita mendorong supaya masyarakat itu tetap aktif dan menggunakan produk Indonesia, bangga buatan Indonesia,” kata Royke dalam Webinar “Momentum Konsolidasi Ekonomi & Politik” Business Challenges 2023 secara daring, Kamis, 15 Desember.

“Terus kita lakukan hilirisasi dari komoditi-komoditi supaya bisa punya nilai tambah ke depan, itu yang akan mendorong (pertumbuhan) ekonomi,” lanjutnya.

Selain itu, beban bunga juga tumbuh 2,83 persen (yoy) menjadi Rp9,07 triliun, sehingga pendapatan bunga bersih BNI naik 5,22 persen (yoy) menjadi Rp30,19 triliun.

Adapun penyokong lain pertumbuhan laba BNI juga terlihat dari pendapatan operasional lainnya.

Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan naik 72,28 persen (yoy) menjadi Rp2,86 triliun, sehingga membuat bank milik negara ini mengantongi pendapatan operasional lainnya hingga Rp13,88 triliun atau naik 16,93 persen (yoy).

Dalam kesempatan itu, Royke menyebut ada salah satu faktor utama yang harus dijaga oleh perbankan guna menghadapi tantangan global 2023, yakni likuiditas.

“Jadi, saya tetap optimis (terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia), tetapi memang banyak faktor yang harus diwaspadai, misalnya kalau di perbankan itu harus menjaga likuiditas, ini faktor utama yang harus dijaga supaya market itu tetap likuid,” tandasnya.

Tags: LikuiditasMetapos.id
Previous Post

Empat Bank BUMN Setor Duit Rp64 Triliun ke Negara

Next Post

Menkeu Sri Mulyani: Upaya Pengembangan Usaha Kecil Berarti Memperkuat Ekonomi Indonesia

Related Posts

Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter
Ekbis

Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter

10 May 2026
Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi
Ekbis

Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi

10 May 2026
Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Next Post
Ini Strategi Sri Mulyani Atasi Dampak Kenaikan Suku Bunga Global

Menkeu Sri Mulyani: Upaya Pengembangan Usaha Kecil Berarti Memperkuat Ekonomi Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini