Thursday, November 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Hezbollah Tegaskan Tak Terlibat Operasi Militer Houthi di Yaman

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
5 November 2026
in Internasional
Cedera Rahang Membaik, Emiliano Martinez Siap Kembali ke Chelsea

Metapos.id, Jakarta – Kelompok Hezbollah Lebanon membantah tuduhan pemerintah Yaman yang menyebut mereka mengirim tujuh ahli militer untuk membantu kelompok Houthi mengelola operasi militer dan mengembangkan kemampuan persenjataan di negara tersebut.

Bantahan itu disampaikan melalui kantor hubungan media Hezbollah pada Rabu (4/11/2026), setelah Menteri Dalam Negeri pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, Ibrahim Ali Haidan, mengungkap dugaan keterlibatan personel asing dalam operasi Houthi.

BACA JUGA

Kanada Larang Atlet Rusia dan Belarus Berlaga di Kejuaraan

Iran Beri Arahan kepada Masyarakat untuk Menghadapi Ancaman Nuklir

Dalam pernyataannya, Hezbollah menilai tuduhan tersebut tidak memiliki dasar dan tidak sesuai dengan fakta. Kelompok itu juga membantah terlibat dalam pengelolaan operasi militer, pengembangan persenjataan, maupun pelatihan pasukan Houthi.

Hezbollah menyatakan rakyat Yaman memiliki kemampuan, sumber daya, dan keahlian sendiri untuk mempertahankan negara serta kedaulatannya tanpa membutuhkan intervensi pihak luar.

Kelompok tersebut juga menekankan pentingnya dialog yang serius dan bertanggung jawab di antara seluruh pihak di Yaman untuk menjaga persatuan, stabilitas, dan kedaulatan negara.

Yaman Tuduh 21 Ahli Asing Bantu Houthi

Sebelumnya, Ibrahim Ali Haidan menuduh terdapat 21 tenaga ahli asing yang membantu kelompok Houthi mengelola operasi militer. Rinciannya, 14 orang disebut berasal dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), sedangkan tujuh lainnya diklaim merupakan anggota Hezbollah.

Menurut Haidan, keterlibatan para ahli tersebut tidak hanya terbatas pada pelatihan dan penyediaan persenjataan, tetapi juga mencakup perencanaan serta pengelolaan operasi militer.

Ia menyebut para ahli tersebut memiliki keahlian dalam pengembangan rudal balistik, drone, peperangan elektronik, jaringan penyelundupan komponen militer, serta koordinasi operasi maritim.

Haidan juga menuduh mereka terlibat dalam pemilihan sasaran kapal komersial, pengembangan kapal bermuatan bahan peledak, dan pelatihan taktik militer bagi pasukan Houthi.

Pemerintah Yaman menyatakan dugaan aktivitas tersebut mengancam keamanan kawasan, keselamatan pelayaran, serta kebebasan navigasi di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab.

Namun, tuduhan mengenai keterlibatan tujuh ahli Hezbollah tersebut dibantah oleh kelompok Lebanon itu. Hingga kini, informasi yang disampaikan pemerintah Yaman dan bantahan Hezbollah masih menjadi bagian dari pernyataan masing-masing pihak.

Ketegangan Yaman Meningkat

Tuduhan tersebut muncul ketika konflik antara pasukan pemerintah Yaman dan kelompok Houthi kembali meningkat di sejumlah wilayah.

Pemerintah Yaman sebelumnya menuduh Iran dan Hezbollah memperluas dukungan terhadap Houthi, termasuk melalui bantuan militer dan pengembangan kemampuan persenjataan.

Sementara itu, Hezbollah menegaskan rakyat Yaman tidak membutuhkan dukungan maupun intervensi pihak luar untuk mempertahankan negara mereka.

Perbedaan pernyataan tersebut menambah ketegangan di tengah konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun. Upaya dialog dan penyelesaian politik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga stabilitas serta mencegah eskalasi lebih lanjut di Yaman.

Tags: ahli militer HezbollahHezbollahHouthiIranMetaposoperasi militerYaman
Previous Post

Yusril: Eks Presiden Bisa Dipanggil Jika Terlibat Kasus Penyadapan

Next Post

Seluruh SDM Sekolah Rakyat Diminta Bekerja Disiplin dan Beretika

Related Posts

Cedera Rahang Membaik, Emiliano Martinez Siap Kembali ke Chelsea
Internasional

Kanada Larang Atlet Rusia dan Belarus Berlaga di Kejuaraan

5 November 2026
Iran Beri Arahan kepada Masyarakat untuk Menghadapi Ancaman Nuklir
Internasional

Iran Beri Arahan kepada Masyarakat untuk Menghadapi Ancaman Nuklir

5 November 2026
Cedera Rahang Membaik, Emiliano Martinez Siap Kembali ke Chelsea
Internasional

Kebijakan Perang Trump terhadap Iran Jadi Beban Politik

5 November 2026
Trump Puji Haley Stevens Usai Dukung Kandidat Senat Republik
Internasional

Trump Puji Haley Stevens Usai Dukung Kandidat Senat Republik

3 November 2026
Trump dan Netanyahu dilaporkan membahas potensi serangan baru ke Iran. Pentagon disebut telah memetakan target, sementara Teheran menyiapkan respons.
Internasional

Trump Telepon Netanyahu, Ketegangan Iran Kembali Meningkat

2 November 2026
Iran Ajukan 7 Syarat Sebelum Kembali Berunding dengan AS
Internasional

Iran Ajukan 7 Syarat Sebelum Kembali Berunding dengan AS

2 November 2026
Next Post
Seluruh SDM Sekolah Rakyat Diminta Bekerja Disiplin dan Beretika

Seluruh SDM Sekolah Rakyat Diminta Bekerja Disiplin dan Beretika

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini