Metapos.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji politikus Partai Demokrat Haley Stevens setelah menyatakan dukungan kepada kandidat Senat dari Partai Republik, Mike Rogers. Langkah tersebut menarik perhatian karena Stevens sebelumnya merupakan kandidat Demokrat dalam pemilihan pendahuluan Senat Michigan, tetapi kalah dari Abdul El Sayed.
Trump menyampaikan pujiannya saat menghadiri kampanye di Iowa. Ia bahkan mengungkapkan keinginan agar Stevens bergabung dengan Partai Republik.
“Saya tidak kenal Haley, saya belum pernah bertemu Haley, tetapi Haley mengatakan apa yang jarang orang berani katakan,” kata Trumpdikutip dari berbagai sumber, Selasa (03/11/2026).
“Sebenarnya, saya ingin sekali dia bergabung dengan Partai Republik, saya pikir itu mungkin saja terjadi. Tetapi dia menunjukkan kesetiaan yang luar biasa dan hampir belum pernah terjadi sebelumnya kepada rakyat Michigan yang hebat,” lanjutnya.
Stevens mengumumkan dukungannya kepada Rogers saat menghadiri kebaktian di Perfecting Church, Detroit, pada Minggu (1/11/2026). Pengumuman tersebut disampaikan setelah dirinya berselisih dengan El Sayed.
“Seperti yang mungkin telah Anda lihat, calon Demokrat kami untuk Senat AS, Abdul, mengatakan bahwa saya tidak lagi diterima dalam kampanyenya dan bahwa saya harus menjauh. Dan dia benar, dan itulah mengapa saya mendukung Mike Rogers untuk Senat Amerika Serikat hari ini,” kata Stevens.
Stevens dikenal sebagai politikus Demokrat berhaluan moderat. Sebelumnya, ia kalah dari El Sayed dalam pemilihan pendahuluan untuk menentukan kandidat Senat Michigan.
El Sayed menilai keputusan Stevens mendukung Rogers sama saja dengan memberikan suara kepada Donald Trump. Sementara itu, peralihan dukungan tersebut turut mendorong peningkatan penggalangan dana bagi kampanye Rogers.
Persaingan Senat Michigan juga menjadi perhatian setelah catatan Undang-Undang Pendaftaran Agen Asing federal menunjukkan dua orang yang bekerja dalam kampanye Rogers terdaftar sebagai agen asing untuk Israel.
Di tengah persaingan politik tersebut, pemungutan suara awal Pemilu Sela AS telah diikuti sekitar 54 juta warga hingga Minggu (1/11), menurut laporan Al Jazeera. Pemungutan suara resmi dijadwalkan berlangsung pada Selasa (3/11/2026).







