Metapos.id, Jakarta – Pemerintah tengah mengkaji peluang Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih untuk memperluas kegiatan usahanya ke bidang pelayanan kesehatan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, penyediaan klinik dan apotek menjadi bagian dari rencana yang sedang dibicarakan.
Selama ini, Kopdes Merah Putih diarahkan untuk menjalankan berbagai kegiatan ekonomi, seperti perdagangan dan distribusi logistik. Namun, pemerintah kini turut mempertimbangkan sektor kesehatan sebagai salah satu layanan tambahan yang dapat dikembangkan melalui koperasi.
Budi mengatakan, pengelolaan klinik Kopdes nantinya akan menerapkan konsep bisnis yang serupa dengan klinik swasta. Sejumlah proyek percontohan telah dilakukan untuk mengetahui skema operasional dan model bisnis yang paling tepat sebelum rencana tersebut diterapkan lebih luas.
Dari sisi pelayanan, klinik Kopdes tidak akan menggunakan mekanisme yang sama dengan puskesmas. Jika puskesmas memberikan pelayanan tanpa biaya langsung kepada pasien, klinik koperasi dirancang mengikuti sistem operasional klinik swasta.
Meski demikian, fasilitas kesehatan tersebut berpeluang menjadi mitra BPJS Kesehatan. Artinya, klinik Kopdes dapat melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), selama memenuhi persyaratan dan ketentuan kerja sama yang ditetapkan.
Wacana penyediaan klinik di setiap gerai Kopdes sebelumnya juga pernah disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2026. Dalam Sidang Paripurna DPR RI saat penyampaian RAPBN 2027 dan Nota Keuangan pada 14 Agustus 2026, Prabowo memaparkan rencana menghadirkan fasilitas kesehatan di gerai koperasi.
Tak hanya menyediakan pemeriksaan secara langsung, klinik tersebut juga direncanakan memiliki layanan kesehatan jarak jauh atau telemedisin. Melalui konsep ini, warga di daerah diharapkan bisa memperoleh konsultasi medis tanpa harus selalu mendatangi fasilitas kesehatan yang lokasinya jauh.
Prabowo sebelumnya menyoroti masih adanya masyarakat yang kesulitan mendapatkan penanganan medis akibat keterbatasan akses rumah sakit. Karena itu, pengembangan klinik melalui Kopdes menjadi salah satu langkah yang diwacanakan pemerintah untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke tingkat desa.






