Wednesday, October 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
28 October 2026
in Ekbis
BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia

Metapos.id, Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkuat persiapan demutualisasi bursa melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (28/10/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan tata kelola dan pengembangan pasar modal Indonesia untuk meningkatkan daya saing global hingga 2030.

RUPSLB yang digelar di Main Hall Gedung BEI, Jakarta, membahas tiga agenda utama, yakni perubahan anggaran dasar perseroan terkait demutualisasi, penggunaan saldo laba ditahan berdasarkan laporan keuangan auditan per 30 Juni 2026, serta rencana kerja dan anggaran tahunan untuk tahun buku 2027.

BACA JUGA

AstyFarm Tembus 42 Kota, Perluas Lahan Produksi

Konser Ye di Jakarta Dongkrak Ekonomi hingga Rp600 Miliar

Perubahan anggaran dasar tersebut diperlukan untuk menyesuaikan ketentuan internal perseroan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek. Penyesuaian ini menjadi salah satu tahapan dalam mempersiapkan struktur kepemilikan bursa yang lebih luas sesuai regulasi.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, transformasi pasar modal perlu ditopang tata kelola yang kuat, infrastruktur andal, dan kepercayaan investor. Menurutnya, demutualisasi menjadi bagian dari upaya mempersiapkan bursa agar lebih kompetitif dan mampu memenuhi kebutuhan pasar pada masa mendatang.

BEI Bidik Target Pasar Modal pada 2030

Dalam konferensi pers RUPSLB, BEI turut memaparkan strategi pengembangan pasar modal melalui kerangka Strategy House dan sejumlah inisiatif unggulan.

BEI menargetkan kapitalisasi pasar mencapai Rp30.000 triliun pada 2030, dengan rata-rata nilai transaksi harian sebesar Rp31 triliun. Perseroan juga membidik 1.100 perusahaan tercatat, 35 juta investor pasar modal, serta rasio kapitalisasi pasar terhadap produk domestik bruto (PDB) di atas 83%.

Untuk mencapai sasaran tersebut, BEI menyiapkan empat pilar strategi, yaitu mendorong pertumbuhan bisnis berbasis transaksi, mengembangkan bisnis nontransaksi, meningkatkan kuantitas dan kualitas perusahaan tercatat, serta memperluas inklusivitas pasar modal bagi berbagai segmen investor.

Strategi ini didukung penguatan sumber daya manusia, efisiensi proses dan sinergi IDX Group, pengembangan kemitraan dengan penyedia indeks serta pemeringkat global, optimalisasi aset teknologi informasi, dan penyelarasan data dalam ekosistem pasar modal.

Jeffrey menegaskan bahwa target pengembangan hingga 2030 tidak hanya berfokus pada kapitalisasi pasar dan aktivitas transaksi, tetapi juga peningkatan partisipasi masyarakat serta kualitas perusahaan tercatat.

Perkuat Infrastruktur dan Tata Kelola

BEI juga menempatkan penguatan infrastruktur perdagangan dan pengawasan, peningkatan kualitas tata kelola, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Melalui langkah tersebut, BEI berupaya memperluas partisipasi investor domestik sekaligus membangun pasar modal yang transparan, kredibel, inklusif, dan berkelanjutan.

Persiapan demutualisasi dan penerapan strategi pengembangan pasar diharapkan menjadi fondasi bagi peningkatan daya saing bursa Indonesia di tingkat internasional menuju 2030.

Tags: BEIdemutualisasi BEIkapitalisasi pasarMetaposPasar Modal IndonesiaRUPSLB BEI
Previous Post

iOS 27.2 Hadirkan Fitur Baru untuk iPhone Duo

Next Post

Malaysia Siapkan Tawaran Bantuan Udara dan 44 Personel untuk Tangani Karhutla

Related Posts

AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.
Ekbis

AstyFarm Tembus 42 Kota, Perluas Lahan Produksi

27 October 2026
Belanda Targetkan Penghematan 3,5 Miliar Euro lewat AI
Ekbis

Konser Ye di Jakarta Dongkrak Ekonomi hingga Rp600 Miliar

27 October 2026
BUKA Group kembali menghadirkan PUJAAN Vol. 5 untuk memperkuat literasi keuangan, keamanan digital, dan akses permodalan bagi pelaku UMKM.
Ekbis

Bukalapak Umumkan Pemenang Kompetisi Modal PUJAAN Vol. 5

27 October 2026
Staffinc menghadirkan solusi tenaga kerja berorientasi hasil melalui rekrutmen, pelatihan, supervisi, serta pemanfaatan teknologi dan data untuk mendukung kinerja perusahaan.
Ekbis

Staffinc Siapkan Solusi Tenaga Kerja untuk 2027

27 October 2026
BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
Ekbis

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global

27 October 2026
Sengketa Merek Denza, BYD dan Worcas Hadapi Gugatan di Pengadilan
Ekbis

Sengketa Merek Denza, BYD dan Worcas Hadapi Gugatan di Pengadilan

26 October 2026
Next Post
Malaysia Siapkan Tawaran Bantuan Udara dan 44 Personel untuk Tangani Karhutla

Malaysia Siapkan Tawaran Bantuan Udara dan 44 Personel untuk Tangani Karhutla

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini