Metapos.id, Jakarta – Alvin Tedjo, politikus berdarah Indonesia-Tionghoa, terpilih sebagai Wali Kota Mississauga, Kanada. Dalam pemilihan tersebut, ia berhasil memperoleh suara lebih banyak dibandingkan dua pesaingnya, yakni petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie.
Hasil penghitungan sementara yang diumumkan pemerintah kota mencatat Tedjo meraih 74.479 suara hingga Senin (26/10/2026) pukul 23.30 waktu setempat.
Sementara itu, Parrish memperoleh 51.853 suara, sedangkan Crombie yang juga menjabat sebagai pemimpin Partai Liberal Ontario mengantongi 43.191 suara. Hampir seluruh tempat pemungutan suara telah menyampaikan hasil penghitungan.
Dalam pernyataan setelah kemenangan tersebut, Tedjo menegaskan bahwa warga Mississauga telah menentukan arah perubahan bagi pemerintahan kota.
“Mississauga telah memilih perubahan. Hari ini, Kota Mississauga telah membuat pilihan yang jelas dan bersejarah untuk menuntut perubahan di Balai Kota,” ujar Tedjo dalam pidato kemenangannya, dikutip (28/10/2026).
Latar Belakang Alvin Tedjo
Tedjo menghabiskan masa kecilnya di Mississauga setelah orang tuanya pindah ke kota tersebut ketika ia berusia empat tahun. Ia tumbuh di kawasan pusat kota yang berada tidak jauh dari gedung Balai Kota.
Pengalamannya tumbuh di lingkungan masyarakat imigran membuat Tedjo memahami sejumlah tantangan yang dihadapi mereka dalam menjalani kehidupan di negara baru.
“Saya menyaksikan banyak tantangan dan kesulitan yang menyertai pengalaman sebagai imigran,” ujar Tedjo.
Keputusan Tedjo untuk memasuki dunia politik juga dipengaruhi oleh nasihat orang tuanya. Ia mengingat pesan tersebut sebagai dorongan untuk mengambil tindakan ketika melihat persoalan di sekitarnya.
“Jika melihat sesuatu yang tidak beres, lakukanlah sesuatu untuk memperbaikinya,” ucap Tedjo mengulangi pesan orang tuanya.
Minatnya terhadap kepemimpinan sudah terlihat sejak duduk di bangku sekolah menengah atas. Pada masa itu, Tedjo dipercaya menjadi ketua OSIS dan terlibat dalam komite penasihat pemuda bagi wali kota.
Perjalanan politiknya turut mendapat dorongan setelah bertemu Hazel McCallion, yang saat itu menjabat sebagai Wali Kota Mississauga. Pertemuan tersebut berlangsung pada pertengahan 1990-an, setelah Tedjo menerima penghargaan Young Citizen of the Year atau Warga Muda Terbaik Tahun Ini.
Meski diketahui memiliki keturunan Indonesia-Tionghoa, informasi mengenai latar belakang keluarga Tedjo masih terbatas. Ia tidak banyak membuka informasi pribadi tentang orang tuanya.







