Metapos.id, Jakarta – Manchester United berpeluang menghentikan rentetan hasil buruk ketika menjamu Bournemouth dalam lanjutan Premier League pada Minggu (25/10/2026). Simulasi supercomputer Opta memperkirakan MU memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan tersebut.
Setan Merah masih berjuang keluar dari periode sulit setelah tidak meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir di berbagai kompetisi. Hasil simulasi Opta menunjukkan peluang MU meraih kemenangan sebesar 48,5 persen, sedangkan Bournemouth memiliki peluang 25,7 persen dan hasil imbang diperkirakan mencapai 25,8 persen.
Kendati lebih difavoritkan, penampilan MU di Premier League musim ini masih jauh dari kata memuaskan. Mereka baru mengantongi tujuh poin dalam tujuh pertandingan, dengan catatan satu kemenangan, empat hasil seri, dan dua kekalahan.
Perolehan tersebut menjadi salah satu awal musim terburuk MU di liga sejak musim 1989/1990. Kala itu, mereka juga hanya mampu mengumpulkan tujuh poin dari tujuh pertandingan pembuka.
Rekor Pertemuan Jadi Tantangan MU
Selain performa yang belum stabil, MU juga dibayangi catatan kurang menguntungkan saat menghadapi Bournemouth. Mereka belum mampu mengalahkan klub tersebut dalam enam pertemuan terakhir.
Bournemouth pun memiliki modal positif ketika bermain di kandang MU. Dalam tiga pertandingan tandang terakhir di Premier League di Old Trafford, mereka mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang tanpa pernah menelan kekalahan.
Pertandingan mendatang menjadi peluang bagi MU untuk memutus rentetan hasil negatif dan kembali meraih kemenangan di liga. Di sisi lain, Bournemouth juga membawa kepercayaan diri setelah mencatat kemenangan pertamanya di Premier League sejak ditangani Marco Rose pada laga sebelumnya.
MU Berusaha Mengakhiri Tren Hasil Seri
Kesulitan MU musim ini juga terlihat dari ketidakmampuan mereka mengamankan kemenangan di kompetisi domestik. Skuad besutan Michael Carrick tersebut tercatat bermain imbang dalam tiga pertandingan Premier League terakhir secara berturut-turut.
Rentetan hasil seri itu menjadi yang terpanjang bagi MU sejak mereka bermain imbang lima kali beruntun pada September hingga Oktober 1992.
Walaupun perhitungan Opta menempatkan MU di posisi yang lebih diunggulkan, peluang tersebut tetap harus dibuktikan melalui pertandingan. Duel melawan Bournemouth akan menjadi kesempatan bagi Setan Merah untuk mengakhiri periode sulit dan kembali meraih hasil maksimal.







