Metapos.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo membuka peluang memperluas layanan Transjabodetabek hingga Bandung, Jawa Barat. Sebelumnya, layanan ini telah menjangkau sejumlah kota penyangga Jakarta, seperti Depok, Bogor, dan Bekasi.
Pramono menyebut Blok M sebagai salah satu kawasan percontohan yang sukses menjadi destinasi populer, terutama di kalangan anak muda.
“Saking populernya, masyarakat kerap menjulukinya sebagai ‘Negara Blok M’. Bahkan ada kelakar bahwa saat ini rute transportasi publik menghubungkan Blok M ke mana saja: dari Blok M ke Bogor, Blok M ke Bekasi, dan kelak barangkali Blok M ke Bandung. Tenang saja, semuanya terhubung melalui Transjabodetabek,” kata Pramono dalam sambutan di The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE 2026), dikutip dari berbagai sumber, Jumat (23/10/2026).
Menurut Pramono, popularitas Blok M didukung oleh beragam pilihan kuliner, panggung musik, serta perkembangan bisnis lokal. Kawasan ini juga terintegrasi dengan jaringan MRT dan Transjakarta sehingga memudahkan mobilitas masyarakat.
“Ini adalah bukti nyata bagaimana transportasi publik dan aktivitas kreatif dapat saling menguatkan,” ucap Pramono.
Pemprov DKI Jakarta sebelumnya juga mempertimbangkan peningkatan konektivitas Transjabodetabek untuk mendorong penggunaan transportasi umum. Hingga September 2026, jumlah penumpang transportasi publik di Jakarta meningkat 10,8 persen.
Pramono menilai peningkatan tersebut salah satunya didorong oleh perbaikan kualitas layanan transportasi, termasuk Transjabodetabek. Pada rute Blok M-Bogor, jumlah pengguna yang awalnya ditargetkan 2.000 orang kini rata-rata hampir mencapai 10.000 orang.
Ia berharap kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi yang dikelola Pemprov DKI Jakarta terus terjaga sehingga jumlah pengguna transportasi umum semakin meningkat.







