Monday, September 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Badan Geologi Ungkap Risiko Blue Fire di Papandayan

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
28 September 2026
in News
Badan Geologi Ungkap Risiko Blue Fire di Papandayan

Metapos.id, Bandung — Badan Geologi mengingatkan masyarakat mengenai potensi bahaya dari fenomena blue fire atau nyala api biru yang muncul di Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan fenomena tersebut berkaitan dengan pelepasan panas vulkanik yang sangat tinggi. Panas itu dapat membakar material yang berada di permukaan.

BACA JUGA

Propam Usut Kematian Pemuda Diduga Tertembak di Makassar

Dishub DKI Kaji Ganjil Genap, Pelaku Usaha Minta Fleksibilitas

Selain itu, kemunculan blue fire juga dapat disertai pelepasan gas vulkanik beracun. Masyarakat diminta memperhatikan potensi bahaya tersebut saat berada di sekitar kawasan Gunung Papandayan.

“Potensi bahaya yang dapat terjadi dengan kemunculan sinar api/blue-fire ini adalah semburan dan paparan gas vulkanik beracun/di atas ambang batas,” ujar Kepala Badan Geologi, Lana Saria, dikutip dari berbagai sumber, Senin (28/9/26).

Badan Geologi juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk mengurangi risiko bagi masyarakat. Salah satunya dengan melarang aktivitas dan kegiatan menginap di kawasan bukaan kawah aktif dalam kompleks Gunung Papandayan.

Larangan tersebut mencakup Kawah Baru, Kawah Emas, Kawah Nangklak, serta Kawah Manuk/Balagadam. Masyarakat terutama diminta menjauhi area dengan radius 500 meter dari lokasi tersebut.

Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan saat kondisi cuaca mendung maupun hujan. Sebab, konsentrasi gas beracun di kawasan tersebut dapat meningkat secara mendadak.

“Mewaspadai terjadinya letusan yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas. Dan mewaspadai potensi longsor di dinding kawah kompleks Gunung Papandayan,” ucapnya.

Berdasarkan hasil pemantauan hingga Sabtu (26/9), sinar api yang sebelumnya terlihat di Kawah Manuk sudah tidak tampak lagi.

Meski demikian, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tetap melakukan pemantauan secara intensif selama 24 jam. Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan aktivitas Gunung Papandayan.

“Tingkat aktivitas Gunung Papandayan akan dievaluasi secara berkala maupun jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan,” katanya.

Tags: Badan Geologiblue fireGarutgas beracunGunung Papandayankawah aktifMetapos.idPVMBG
Previous Post

TNI Amankan 8 Senjata, Penembakan ASN Papua Diselidiki

Next Post

Aceh Tenggara Dilanda Banjir, 13 Desa Terdampak

Related Posts

Propam Usut Kematian Pemuda Diduga Tertembak di Makassar
News

Propam Usut Kematian Pemuda Diduga Tertembak di Makassar

28 September 2026
Dishub DKI Kaji Ganjil Genap, Pelaku Usaha Minta Fleksibilitas
News

Dishub DKI Kaji Ganjil Genap, Pelaku Usaha Minta Fleksibilitas

27 September 2026
Gunung Semeru Kembali Meletus, Status Masih Siaga
News

Gunung Semeru Kembali Meletus, Status Masih Siaga

27 September 2026
27 Kasus Super Flu Tercatat di Sumut, Mayoritas Anak dan Lansia
News

27 Kasus Super Flu Tercatat di Sumut, Mayoritas Anak dan Lansia

26 September 2026
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Adik Megawati Meninggal Dunia
News

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Adik Megawati Meninggal Dunia

26 September 2026
Aksi Tolak Netanyahu di New York Berakhir dengan Penangkapan
News

Aksi Tolak Netanyahu di New York Berakhir dengan Penangkapan

25 September 2026
Next Post
Aceh Tenggara Dilanda Banjir, 13 Desa Terdampak

Aceh Tenggara Dilanda Banjir, 13 Desa Terdampak

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini