Metapos.id, Jakarta – Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) Fabian Ruiz mengaku lebih nyaman jika tidak banyak dikenal orang meski telah meraih berbagai trofi bergengsi bersama klub dan Timnas Spanyol.
Tahun 2026 menjadi periode istimewa bagi Ruiz setelah membantu PSG meraih Piala Super Eropa, Ligue 1, dan Liga Champions.
Puncak prestasinya terjadi bersama Timnas Spanyol setelah gelandang berusia 30 tahun itu ikut mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Ruiz sebelumnya juga pernah merasakan gelar Piala Eropa 2024 dan UEFA Nations League 2022/2023 bersama Spanyol.
Mantan pemain Napoli itu bahkan masuk dalam 30 besar kandidat Ballon d’Or pada 2025 dan 2026.
Namun, deretan prestasi tersebut tidak membuat Ruiz terbiasa menjadi pusat perhatian ketika berada di luar lapangan.
Menurut Diario AS, Ruiz sempat berkumpul dengan sekelompok orang Spanyol di Paris beberapa hari lalu, tetapi terlihat canggung karena khawatir dikenali sebagai pemain sepak bola.
“Ya, benar. Ketika saya berada bersama sekelompok orang yang tidak mengenal saya, saya selalu berusaha agar tidak dikenali dan membaur dengan mereka. Sejak dulu saya memang sedikit pemalu. Saya tidak ingin orang-orang mengetahui pekerjaan saya karena bisa menimbulkan berbagai dampak,” kata Ruiz, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (25/9/2026).
Ruiz mengatakan keinginannya untuk tidak dikenal juga berkaitan dengan keluarganya yang turut merasakan dampak dari popularitasnya.
“Keluarga saya juga selalu seperti itu, terutama istri dan saudara perempuan saya yang masih muda. Ketika mereka pergi keluar, mereka berusaha mengatakan bahwa mereka bukan keluarga saya karena khawatir akan diperlakukan berbeda.”
Menurut Ruiz, kondisi tersebut menjadi bagian dari kehidupan yang harus diterima setelah dirinya dikenal sebagai pesepak bola profesional.
“Itu adalah sesuatu yang harus kami terima secara alami. Memang sedikit sulit, tetapi kami perlahan semakin terbiasa menghadapinya. Seiring bertambahnya usia dan kedewasaan, kami menjadi lebih mampu menghadapi hal seperti itu,” tegasnya.







