Metapos.id, Jakarta – Menjalankan puasa sekaligus menurunkan berat badan membutuhkan pengaturan pola makan yang tepat. Menurut Yulia Baltschun, puasa saja tidak otomatis membuat berat badan dan lemak tubuh turun jika asupan makanan tetap berlebihan.
Hal itu disampaikan Yulia Baltschun melalui kanal YouTube-nya dalam video berjudul “TIPS DIET PUASA – Bisa Turunkan Berat Badan” yang berdurasi 18 menit 4 detik. Ia membagikan sejumlah tips yang dapat diterapkan selama menjalani diet di bulan puasa.
Yulia menempatkan pengaturan keseimbangan energi sebagai hal utama. Ia menjelaskan, orang yang ingin menurunkan berat badan tetap perlu berada dalam kondisi defisit kalori, meski sedang menjalankan puasa.
Ia juga mengingatkan agar defisit kalori tidak dilakukan secara ekstrem. Dalam contoh yang diberikan, Yulia menyebut pengurangan sekitar 20 persen dari kebutuhan energi harian sebagai salah satu pendekatan yang dapat digunakan.
Selain kalori, Yulia menyoroti pentingnya komposisi makanan. Ia menyarankan makanan tetap mencakup karbohidrat, protein, lemak, dan sayuran dengan porsi yang disesuaikan.
Untuk karbohidrat, ia menyarankan pilihan yang menurutnya memiliki indeks glikemik sedang dan lebih tinggi serat. Sementara protein disebut penting untuk memenuhi kebutuhan tubuh, sedangkan lemak tetap diperlukan dan tidak otomatis berubah menjadi lemak tubuh hanya karena dikonsumsi.
Asupan sayuran juga menjadi bagian yang diperhatikan. Yulia menyarankan konsumsi beberapa jenis atau warna sayuran untuk mendapatkan variasi kandungan gizi dan serat.
Soal hidrasi, ia mengacu pada anjuran yang disebutnya berasal dari Kementerian Kesehatan, yakni memenuhi kebutuhan sekitar delapan gelas air dalam sehari selama periode tidak berpuasa. Pola minum tersebut dapat dibagi antara waktu sahur hingga berbuka.
Untuk berbuka, Yulia menyarankan memulai dengan air dan porsi kurma yang tidak berlebihan, kemudian dilanjutkan makanan utama yang terdiri dari sayuran, protein, karbohidrat, dan lemak. Ia juga menempatkan makanan atau takjil manis sebagai bagian yang perlu diperhatikan porsinya.
Terakhir, Yulia membahas aktivitas fisik. Menurutnya, penurunan berat badan tetap mungkin terjadi melalui defisit kalori, tetapi olahraga dapat menjadi bagian dari upaya membentuk tubuh dan menjaga aktivitas fisik selama menjalani diet.







