Friday, September 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pemimpin Dunia Bahas Penguatan Pengamanan AI di PBB

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
25 September 2026
in Tek & Oto
Delegasi Indonesia Tinggalkan Sidang PBB saat Netanyahu Berpidato

Metapos.id, Jakarta – Para pemimpin dunia menyerukan pendekatan berbeda terhadap pengamanan dan pengawasan kecerdasan buatan atau AI dalam Debat Umum sesi ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada Selasa (22/9/2026). 

Pembahasan tersebut menyoroti kebutuhan menjaga keseimbangan antara perkembangan teknologi, keamanan, akuntabilitas, dan kerja sama internasional di tengah perkembangan AI yang berlangsung cepat. 

BACA JUGA

Xiaomi Watch S5 Transparent Edition Dibuat 5.000 Unit

Guterres Minta Negara Perkuat Pengawasan Risiko AI

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan koordinasi global yang lebih kuat untuk mengelola risiko AI serta mendorong pembentukan kerangka kerja multilateral dengan pengawasan independen. 

“Bahayanya bukanlah teknologi itu sendiri. Bahayanya adalah teknologi tanpa akuntabilitas,” ujar Guterres dalam pidatonya.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan AS menolak upaya membangun skema global untuk mengendalikan AI dan menegaskan bahwa negaranya akan mendorong perkembangan teknologi tersebut.

“Kami akan mendorongnya, bukan membatasinya,” sebut Trump.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menekankan perlunya setiap kawasan memiliki kapasitas teknologi sekaligus kemampuan mengaudit dan mengawasi sistem AI secara independen.

“Kita harus membangun kapasitas untuk mengaudit model-model ini, alih-alih bergantung pada segelintir pihak swasta,” ujar Macron.

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva turut menyoroti konsentrasi kekuatan teknologi dan menyerukan pengaturan terhadap perusahaan teknologi serta AI.

“Jika kita tidak mengatasi tantangan dalam meregulasi raksasa-raksasa teknologi dan AI, itu akan menjadi kelalaian sejarah yang tak termaafkan,” tutur Lula.

Berbeda dari fokus pengamanan, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyoroti risiko ketimpangan apabila manfaat AI tidak terdistribusi secara merata. 

Lee menyampaikan rencana Korea Selatan membangun pusat AI global yang melibatkan organisasi internasional, bank pembangunan multilateral, industri, dan akademisi untuk mendorong pemanfaatan AI dalam menghadapi berbagai tantangan bersama.

Pembahasan mengenai AI kemudian berlanjut pada Rabu (23/9/2026) dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB yang membahas AI dan keamanan internasional.

Tags: antonio guterresDonald TrumpEmmanuel MacronHeadlinekecerdasan buatanMetaposPBBpengamanan AI
Previous Post

FIFA ASEAN Cup Dimulai, Garuda Langsung Hadapi Singapura

Next Post

Petisi Hapus Bebas Visa Tiongkok Tembus 92 Ribu Tanda Tangan

Related Posts

Delegasi Indonesia Tinggalkan Sidang PBB saat Netanyahu Berpidato
Tek & Oto

Xiaomi Watch S5 Transparent Edition Dibuat 5.000 Unit

25 September 2026
Anthony Hudson Bidik Gelar FIFA ASEAN Cup 2026
Tek & Oto

Guterres Minta Negara Perkuat Pengawasan Risiko AI

24 September 2026
Kemenhub menetapkan syarat kendaraan listrik sebelum naik kapal, termasuk baterai wajib 30-50 persen dan larangan mengisi daya selama pelayaran.
Tek & Oto

Ini Syarat Mobil Listrik Sebelum Naik Kapal

18 September 2026
PBB bekerja sama dengan Google mengintegrasikan data statistik global melalui UN System Data Commons untuk meningkatkan akses dan akurasi AI.
Tek & Oto

PBB Gandeng Google Lawan Disinformasi AI

18 September 2026
BYD
Tek & Oto

BYD Pesan 10 Kapal Angkut Mobil Baru

14 September 2026
Google meluncurkan ADB Wi-Fi 2.0 dengan koneksi lebih cepat dan stabil, serta peningkatan otomatisasi jaringan untuk perangkat Android.
Tek & Oto

Google Hadirkan ADB Wi-Fi 2.0 Lebih Stabil

12 September 2026
Next Post
Delegasi Indonesia Tinggalkan Sidang PBB saat Netanyahu Berpidato

Petisi Hapus Bebas Visa Tiongkok Tembus 92 Ribu Tanda Tangan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini