Metapos.id, Jakarta — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan telah memastikan identitas 20 korban meninggal dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Puluhan jenazah tersebut sebelumnya telah dievakuasi dan ditempatkan dalam 42 kantung jenazah. Dari jumlah itu, 20 korban telah berhasil dikenali, sedangkan 22 lainnya masih menjalani proses identifikasi.
Kepala Biro Kedokteran Kepolisian Pusdokkes Polri, Brigjen dr Sumy Hastry Purwanti, mengatakan pemeriksaan terhadap korban yang belum teridentifikasi dilakukan dengan metode pemeriksaan DNA.
“22 jenazah yang belum teridentifikasi kami ambil sampel DNA semua, kami berusaha semaksimal mungkin. Mengidentifikasi dari primer, sekunder, dan ante mortem keluarga,” ujar Sumy di RS Bhayangkara Banjarmasin, dikutip Jumat (25/9/26).
Sebanyak 22 kantung jenazah yang identitasnya belum diketahui akan diteruskan kepada tim DVI Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut melalui sampel DNA.
Proses pencocokan identitas juga membutuhkan informasi ante mortem dari keluarga korban. Data tersebut menjadi salah satu bahan pembanding untuk mencocokkan profil DNA dengan jenazah yang telah ditemukan.
Sumy menyebut proses identifikasi akan segera dilakukan setelah seluruh data ante mortem dari keluarga korban terkumpul dan dinyatakan lengkap.
Berikut daftar 20 korban KM Virgo Transport 8 yang telah teridentifikasi:
1. Reyner Fausta Yosilianto, Malang, Jawa Timur, 22 tahun.
2. Nurul Rian Hidayat, Pamekasan, 33 tahun.
3. Deny Ridzal Saputra, Kediri, Jawa Timur, 29 tahun.
4. Imam Soeparno, Surabaya, 66 tahun.
5. Erick Maisul Latif, Garut, Jawa Barat, 37 tahun.
6. Risyan Kurnia Putra, Garut, Jawa Barat, 28 tahun.
7. Surya, Tapin, Kalimantan Selatan, 59 tahun.
8. Yuli, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 29 tahun.
9. Muhammad Abdiannoor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 30 tahun.
10. Annas, Bangkalan, Jawa Timur, 48 tahun.
11. Bagus Mahendra, Klaten, 20 tahun.
12. Aldo Nurrahmansyah, Surakarta, Jawa Tengah, 19 tahun.
13. Jumbrik, Lamongan, Jawa Timur, 25 tahun.
14. I Putu Angga Santyana, Mataram, 21 tahun.
15. Deny Dwi Saputra, Boyolali, Jawa Tengah, 32 tahun.
16. Abdul Fikri, Purbalingga, Jawa Tengah, 27 tahun.
17. Tuti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 29 tahun.
18. Mashudi, Jepara, Jawa Tengah, 27 tahun.
19. Feris Sudaryanto, Lampung Tengah, 37 tahun.
20. Aditya Firmansyah, Kediri, Jawa Timur, 19 tahun.







