Metapos.id, Jakarta – A Bona Fide Killer menjadi salah satu drama Korea yang mampu menjaga kualitas penceritaannya hingga episode terakhir. Drama ini diadaptasi dari webcomic karya Yoon dan Geomdung dengan mengangkat tema vigilante melalui karakter utama seorang ibu.
Naskah Kim Eun-hee dan arahan sutradara Yoon Jong-ho membuat cerita berjalan konsisten sejak episode perdana. Premisnya berpusat pada Yoo Bo-na yang diperankan Gong Hyo-jin, seorang istri dan ibu yang hangat sekaligus Kingfisher, sosok pelayan keadilan yang dikenal berdarah dingin.
Gong Hyo-jin menjadi salah satu kekuatan terbesar drama ini. Ia mampu menampilkan sisi keibuan dan kekejaman Bo-na secara bersamaan, sehingga karakter tersebut terasa meyakinkan.
Perjalanan Bo-na sebagai Kingfisher juga dibangun dengan filosofi keadilan yang jelas. Kingfisher bukan sekadar kelompok pembunuh, tetapi memiliki aturan untuk menjadikan hukum sebagai cara pertama dalam menegakkan keadilan.
Ketika sistem peradilan gagal menghukum pelaku kejahatan, barulah Kingfisher mengambil tindakan. Perpaduan komedi, laga, dan drama dalam setiap operasi juga ditata cukup rapi dengan dukungan musik dan penyutradaraan yang mampu menjaga suasana.
Drama ini sekaligus menjadi proyek comeback Gong Hyo-jin setelah menikah pada 2022. Ia kembali memerankan karakter seorang ibu setelah When the Camellia Blooms pada 2019.
Chemistry Gong Hyo-jin dengan Jung Ju-won sebagai Kwon Tae-seong juga menjadi kekuatan penting. Hubungan rumah tangga mereka digambarkan dewasa, termasuk ketika Tae-seong mengetahui rahasia besar istrinya.
Alih-alih menghadirkan konflik rumah tangga berkepanjangan, Tae-seong justru menunjukkan penerimaan terhadap berbagai sisi Bo-na. Kehadiran Hwang Bom-I sebagai Kwon Yul turut membuat dinamika keluarga mereka terasa hangat.
Lee Sang-yi sebagai Lee Dong-jin juga memberikan lapisan konflik yang menarik. Sebagai polisi yang terobsesi menangkap Kingfisher sekaligus teman Tae-seong, Dong-jin berada dalam dilema antara tugas dan hubungan personal.
Namun, A Bona Fide Killer tetap memiliki sejumlah catatan. Salah satunya adalah subplot cinta segitiga yang melibatkan adik ipar Bo-na, rekan kerjanya, dan teman sang adik ipar.
Alur tersebut terasa seperti pengisi cerita dan mengambil ruang yang sebenarnya bisa digunakan untuk memperdalam anggota tim Kingfisher. Hubungan antaranggota tim, cara kerja organisasi, hingga berbagai misi mereka juga masih bisa dieksplorasi lebih jauh.
Konfrontasi dengan musuh terakhir yang memiliki kaitan dengan masa lalu Bo-na juga terasa sedikit terburu-buru. Dampak emosionalnya menjadi tidak sebesar yang seharusnya karena pembangunan konfliknya kurang panjang.
Meski begitu, drama ini mampu membayar catatan tersebut melalui rangkaian episode terakhir yang dieksekusi dengan rapi. Penyelesaiannya terasa memuaskan dan mampu memenuhi ekspektasi terhadap akhir cerita.
Dengan penulisan yang terarah, akting kuat, serta chemistry antarkarakter yang hidup, A Bona Fide Killer tetap menjadi drama Korea yang menarik untuk diikuti. Drama ini tayang di Viki.







