Metapos.id, Jakarta – Chelsea resmi mengalami perubahan dalam struktur kepemilikan setelah Clearlake Capital mengakuisisi saham yang sebelumnya dimiliki Todd Boehly, Mark Walter, dan Hansjorg Wyss.
Langkah tersebut membuat perusahaan investasi asal Amerika Serikat itu memegang kendali penuh atas klub London setelah sebelumnya memiliki 61,5 persen saham Chelsea.
“Chelsea mengumumkan bahwa afiliasi Clearlake Capital Group, L.P. akan mengakuisisi kepemilikan dari Todd Boehly. Hansjorg Wyss tetap menjadi pemegang saham penting sekaligus mitra dalam kelompok kepemilikan Chelsea,” demikian pernyataan resmi klub, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (17/9/2026).
Boehly, Walter, dan Wyss sebelumnya masing-masing memiliki 12,8 persen saham Chelsea. Setelah saham tersebut diakuisisi, Clearlake menjadi pemilik penuh klub.
Clearlake sendiri dipimpin oleh dua pendirinya, Behdad Eghbali dan Jose E. Feliciano.
Perubahan kepemilikan tersebut sekaligus mengakhiri jabatan Boehly sebagai chairman Chelsea. Ia menempati posisi tersebut sejak 2022, ketika konsorsium yang melibatkan Clearlake mengakuisisi Chelsea dari Roman Abramovich dengan nilai 2,3 miliar pound sterling.
Boehly kemudian menyampaikan apresiasinya setelah meninggalkan posisi tersebut.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk menjabat sebagai chairman Chelsea,” ujar Boehly.
Ia juga berterima kasih kepada berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam perjalanan Chelsea, termasuk Premier League, pelatih, pemain, jajaran pimpinan, staf, serta para penggemar.
“Saya ingin berterima kasih kepada banyak pihak yang telah membantu memastikan masa depan cerah bagi klub, termasuk Premier League, para pelatih dan pemain, jajaran pimpinan serta staf Chelsea, dan para penggemar setia,” katanya.
Boehly turut mengapresiasi kerja sama dengan Clearlake dan kelompok pemilik lainnya selama berada di Chelsea.
“Saya menghargai kemitraan saya dengan Clearlake dan kelompok pemilik yang lebih luas, serta keputusan bersama dan investasi yang telah kami lakukan untuk mendukung kesuksesan klub dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” katanya.
Boehly menilai Chelsea berada dalam posisi yang baik untuk melanjutkan perjalanan klub setelah kendali kepemilikan sepenuhnya berada di tangan Clearlake.







