Monday, September 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Demi Hindari Pajak, Warga Swiss Ramai-Ramai Jadi Ateis

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
14 September 2026
in Lifestyle & Health
Demi Hindari Pajak, Warga Swiss Ramai-Ramai Jadi Ateis

Metapos.id, Jakarta — Swiss dikenal sebagai salah satu negara dengan beban pajak yang cukup tinggi. Salah satu pungutan yang diterapkan di negara tersebut adalah pajak gereja atau church tax.

Kebijakan tersebut membuat sebagian warga memilih keluar dari keanggotaan gereja agar tidak lagi dikenai pungutan.

BACA JUGA

Influenza A Meningkat, Jangan Abaikan Gejala-gejalanya

3 Kebiasaan yang Bisa Membantu Otak Tetap Prima Saat Menua

Besaran pajak gereja berbeda di setiap kanton. Pajak ini berlaku bagi warga yang tercatat sebagai anggota gereja yang diakui negara. Tarifnya berada di kisaran 1% hingga 3%.

Warga yang ingin terbebas dari kewajiban tersebut harus mengajukan pengunduran diri dari keanggotaan gereja.

Berdasarkan laporan media lokal Le News, sebanyak 67.497 orang meninggalkan Gereja Katolik di Swiss sepanjang 2023. Jumlah itu hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada periode yang sama, sekitar 39.517 anggota Gereja Protestan juga secara resmi keluar. Jika digabungkan, jumlah warga yang meninggalkan kedua kelompok gereja tersebut mencapai sekitar 100.000 orang pada 2023.

Data Institut Sosiologi Pastoral Swiss (SPI) mencatat Basel-Stadt sebagai wilayah dengan tingkat pengunduran diri dari keanggotaan gereja tertinggi, yakni 4,5%.

Wilayah di bagian utara Swiss itu memiliki mekanisme yang memungkinkan warga menghentikan status keanggotaan gereja sehingga mereka tidak lagi memiliki kewajiban membayar pajak gereja.

Meski alasan resmi setiap warga yang keluar dari gereja tidak selalu tercatat, sejumlah statistik memperlihatkan kecenderungan tingkat pengunduran diri lebih tinggi di wilayah yang menerapkan pajak gereja, menurut Religion Watch.

Pajak bukan satu-satunya faktor. Perubahan sosial menuju sekularisme serta berbagai skandal yang terjadi di lingkungan institusi keagamaan juga disebut menjadi alasan sebagian warga meninggalkan gereja.

Data survei dan demografi juga menunjukkan peningkatan jumlah warga Swiss yang mengidentifikasi diri sebagai ateis. Pada 2022, kelompok tersebut diperkirakan mencapai sekitar 34% dari total populasi.

Angka itu menunjukkan bahwa perubahan identitas keagamaan di Swiss merupakan fenomena yang lebih luas dan tidak semata-mata berkaitan dengan kewajiban membayar pajak.

Tags: agamaateiskeanggotaan gerejaMetapos.idpajak gerejapajak SwisssekularismeSwiss
Previous Post

Libatkan Anak dalam Demo, Komisi III DPR Sebut Langgar Hukum

Next Post

Influenza A Meningkat, Jangan Abaikan Gejala-gejalanya

Related Posts

Influenza A Meningkat, Jangan Abaikan Gejala-gejalanya
Lifestyle & Health

Influenza A Meningkat, Jangan Abaikan Gejala-gejalanya

14 September 2026
3 Kebiasaan yang Bisa Membantu Otak Tetap Prima Saat Menua
Lifestyle & Health

3 Kebiasaan yang Bisa Membantu Otak Tetap Prima Saat Menua

13 September 2026
Minum Kopi untuk Redakan Stres? Ini Takaran yang Perlu Diketahui
Lifestyle & Health

Minum Kopi untuk Redakan Stres? Ini Takaran yang Perlu Diketahui

13 September 2026
Nasi untuk Anjing, Boleh atau Tidak? Ini Jawabannya
Lifestyle & Health

Nasi untuk Anjing, Boleh atau Tidak? Ini Jawabannya

13 September 2026
NAZA
Lifestyle & Health

NAZA Dapat Standing Ovation Terlama Sepanjang Sejarah Venice

12 September 2026
MAMAMOO
Lifestyle & Health

Konser MAMAMOO Jakarta 19 September Resmi Batal

12 September 2026
Next Post
Influenza A Meningkat, Jangan Abaikan Gejala-gejalanya

Influenza A Meningkat, Jangan Abaikan Gejala-gejalanya

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini