Metapos.id, Jakarta – Justine Musk, mantan istri pertama Elon Musk, mengungkap pengalaman pahit selama menjalani pernikahan dengan miliarder tersebut.
Dalam film dokumenter terbaru berjudul Musk, Justine mengklaim Elon kerap melakukan gaslighting hingga membuatnya merasa tidak berarti.
Film berdurasi empat jam garapan sutradara Alex Gibney itu tayang perdana di Venice Film Festival Film 2026 pada Selasa (08/09/2026) dan mengangkat kehidupan Elon Musk dari berbagai sudut pandang.
Justine mengaku baru memahami istilah gaslighting setelah mengalami hal tersebut dalam hubungannya dengan pendiri Tesla itu.
“Saya mempelajari istilah ‘gaslighting’ melalui hubungan tersebut,” ungkap Justine, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (10/09/2026).
Ia juga mengklaim Elon sering memberikan komentar mengenai berbagai hal yang dianggap sebagai kekurangan dirinya ketika masih menjadi istrinya.
“Dia terus-menerus mengomentari hal-hal yang menurutnya menjadi kekurangan saya,” katanya.
Menurut Justine, cara Elon berbicara kepadanya terasa seperti seorang atasan yang sedang berbicara kepada karyawan.
Salah satu kejadian yang masih diingatnya terjadi pada hari pernikahan mereka pada Januari 2000. Saat keduanya berdansa, Justine mengklaim Elon mengatakan bahwa dirinya merupakan pihak yang menjadi “alpha” dalam hubungan tersebut.
“Saya menganggapnya sepele, sama seperti nantinya saya menganggap sepele saat menandatangani perjanjian setelah menikah… Penilaian Elon mengesampingkan penilaian saya, dan dia terus-menerus mengomentari berbagai hal yang menurutnya menjadi kekurangan saya,” ungkapnya.
Justine dan Elon memiliki enam anak sebelum mengakhiri pernikahan pada 2008. Mereka memiliki Griffin dan Vivian serta anak kembar tiga Kai, Saxon, dan Damian.
Anak pertama mereka, Nevada, meninggal dunia pada usia 10 minggu pada 2002.
Setelah bercerai dari Justine, Elon kemudian menikah dan bercerai dua kali dengan Talulah Riley. Ia juga memiliki anak lainnya bersama Grimes, Shivon Zilis, dan Ashley St. Clair.
Seperti dilaporkan The Times, Justine juga mengatakan Elon menyebut para ibu dari anak-anaknya dengan istilah “breeders” atau “orang yang melahirkan anak”.







