Metapos.id, Jakarta – Uber memperkuat bisnis kendaraan otonom dengan menggandeng tiga startup teknologi asal China, yakni Pony.ai, Momenta, dan WeRide.
Kerja sama tersebut ditujukan untuk mengintegrasikan teknologi kendaraan otonom ketiga perusahaan ke dalam platform Uber sekaligus memperluas layanan robotaxi ke pasar internasional.
Ekspansi akan difokuskan ke sejumlah wilayah di Eropa dan Timur Tengah, sementara China dan Amerika Serikat tidak menjadi sasaran kerja sama tersebut.
Momenta menjadi salah satu mitra yang lebih dahulu menghadirkan teknologi robotaxi di platform Uber. Peluncuran layanan berbasis teknologi Momenta dijadwalkan berlangsung di Eropa pada awal 2026.
Pada tahap awal, kendaraan otonom tersebut masih akan ditemani operator keselamatan di dalam kabin.
“Kolaborasi ini memungkinkan lebih banyak pengendara di seluruh dunia untuk merasakan mobilitas otonom yang terjangkau,” kata CEO Uber Dara Khosrowshahi, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (09/09/2026).
Momenta merupakan startup pengemudian otonom yang didirikan pada 2016 dan mendapat dukungan dari sejumlah produsen otomotif global, termasuk SAIC Motor, General Motors, dan Toyota.
Sementara itu, Pony.ai menjadi mitra terbaru Uber dalam pengembangan robotaxi. Teknologi Pony.ai dijadwalkan mulai digunakan di platform Uber untuk pasar Timur Tengah pada akhir 2026 sebelum diperluas ke wilayah internasional lainnya.
Melalui layanan tersebut, pengguna Uber nantinya dapat memilih kendaraan dengan pengemudi manusia atau kendaraan otonom berbasis teknologi Pony.ai.
“Bermitra dengan Uber mempercepat misi bersama kami untuk mewujudkan mobilitas otonom,” kata CEO Pony.ai Dr. James Peng.
“Kami akan memulai di Timur Tengah sebelum berekspansi ke pasar baru,” lanjut Peng.
Dara Khosrowshahi juga menyambut kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya Uber memperluas penggunaan kendaraan otonom.
“Kemitraan kami dengan Pony.ai adalah langkah lain menuju pengenalan mobilitas otonom ke dunia,” katanya.
Selain Momenta dan Pony.ai, Uber menggandeng WeRide yang sebelumnya telah bekerja sama dengan perusahaan tersebut sejak 2024.
Uber dan WeRide menargetkan perluasan armada robotaxi di Abu Dhabi serta sejumlah kota baru. Dalam rencana jangka panjang, layanan tersebut ditargetkan menjangkau hingga 15 kota dalam lima tahun, termasuk beberapa wilayah Eropa.
WeRide merupakan perusahaan teknologi pengemudian otonom yang didirikan di Guangzhou pada 2017 dan telah mengantongi izin pengoperasian teknologi kendaraan otonom di China, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Singapura.
Kemitraan dengan Pony.ai, Momenta, dan WeRide menjadi strategi Uber untuk mempercepat adopsi kendaraan otonom sekaligus memperluas layanan robotaxi ke berbagai pasar internasional.







