Saturday, October 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Uber Siapkan Ekspansi Robotaxi ke Eropa dan Timur Tengah

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
9 September 2026
in Tek & Oto
Uber menggandeng Pony.ai, Momenta, dan WeRide untuk mengembangkan layanan robotaxi dan memperluas teknologi kendaraan otonom ke pasar internasional.

Uber menggandeng Pony.ai, Momenta, dan WeRide untuk mengembangkan layanan robotaxi dan memperluas teknologi kendaraan otonom ke pasar internasional.

Metapos.id, Jakarta – Uber memperkuat bisnis kendaraan otonom dengan menggandeng tiga startup teknologi asal China, yakni Pony.ai, Momenta, dan WeRide.

Kerja sama tersebut ditujukan untuk mengintegrasikan teknologi kendaraan otonom ketiga perusahaan ke dalam platform Uber sekaligus memperluas layanan robotaxi ke pasar internasional.

BACA JUGA

Tesla Siapkan Cybercab untuk Pelanggan Akhir Tahun

Google Chrome Tambah Fitur Deteksi Situs Penipuan Berbasis AI

Ekspansi akan difokuskan ke sejumlah wilayah di Eropa dan Timur Tengah, sementara China dan Amerika Serikat tidak menjadi sasaran kerja sama tersebut.

Momenta menjadi salah satu mitra yang lebih dahulu menghadirkan teknologi robotaxi di platform Uber. Peluncuran layanan berbasis teknologi Momenta dijadwalkan berlangsung di Eropa pada awal 2026.

Pada tahap awal, kendaraan otonom tersebut masih akan ditemani operator keselamatan di dalam kabin.

“Kolaborasi ini memungkinkan lebih banyak pengendara di seluruh dunia untuk merasakan mobilitas otonom yang terjangkau,” kata CEO Uber Dara Khosrowshahi, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (09/09/2026).

Momenta merupakan startup pengemudian otonom yang didirikan pada 2016 dan mendapat dukungan dari sejumlah produsen otomotif global, termasuk SAIC Motor, General Motors, dan Toyota.

Sementara itu, Pony.ai menjadi mitra terbaru Uber dalam pengembangan robotaxi. Teknologi Pony.ai dijadwalkan mulai digunakan di platform Uber untuk pasar Timur Tengah pada akhir 2026 sebelum diperluas ke wilayah internasional lainnya.

Melalui layanan tersebut, pengguna Uber nantinya dapat memilih kendaraan dengan pengemudi manusia atau kendaraan otonom berbasis teknologi Pony.ai.

“Bermitra dengan Uber mempercepat misi bersama kami untuk mewujudkan mobilitas otonom,” kata CEO Pony.ai Dr. James Peng.

“Kami akan memulai di Timur Tengah sebelum berekspansi ke pasar baru,” lanjut Peng.

Dara Khosrowshahi juga menyambut kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya Uber memperluas penggunaan kendaraan otonom.

“Kemitraan kami dengan Pony.ai adalah langkah lain menuju pengenalan mobilitas otonom ke dunia,” katanya.

Selain Momenta dan Pony.ai, Uber menggandeng WeRide yang sebelumnya telah bekerja sama dengan perusahaan tersebut sejak 2024.

Uber dan WeRide menargetkan perluasan armada robotaxi di Abu Dhabi serta sejumlah kota baru. Dalam rencana jangka panjang, layanan tersebut ditargetkan menjangkau hingga 15 kota dalam lima tahun, termasuk beberapa wilayah Eropa.

WeRide merupakan perusahaan teknologi pengemudian otonom yang didirikan di Guangzhou pada 2017 dan telah mengantongi izin pengoperasian teknologi kendaraan otonom di China, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Singapura.

Kemitraan dengan Pony.ai, Momenta, dan WeRide menjadi strategi Uber untuk mempercepat adopsi kendaraan otonom sekaligus memperluas layanan robotaxi ke berbagai pasar internasional.

Tags: Dara KhosrowshahiHeadlinekendaraan otonomMetapos.idMomentaPony.airobotaxiUberWeRide
Previous Post

110 Buron Interpol Terdeteksi Bersembunyi di Korea Selatan

Next Post

Bagaimana Gunung Anak Krakatau Bisa Tumbuh di Tengah Laut?

Related Posts

Tesla berencana mulai menjual robot taksi Cybercab kepada pelanggan pada akhir 2026, meski regulator AS tengah menyelidiki standar keselamatan kendaraan tersebut.
Tek & Oto

Tesla Siapkan Cybercab untuk Pelanggan Akhir Tahun

23 October 2026
Google Chrome Tambah Fitur Deteksi Situs Penipuan Berbasis AI
Tek & Oto

Google Chrome Tambah Fitur Deteksi Situs Penipuan Berbasis AI

23 October 2026
DeepSeek dikabarkan memperoleh pendanaan sekitar Rp100 triliun, di tengah pembatasan teknologi perusahaan AI China tersebut oleh pemerintah AS.
Tek & Oto

Diblokir AS, DeepSeek Justru Dapat Suntikan Dana Besar

23 October 2026
Meta Didenda Rp450 Triliun dalam Kasus Kebocoran Data Cambridge Analytica
Tek & Oto

Meta Didenda Rp450 Triliun dalam Kasus Kebocoran Data Cambridge Analytica

22 October 2026
Komdigi Tegaskan Tak Batasi Jangkauan Konten Kritik Karhutla
Tek & Oto

Komdigi Tegaskan Tak Batasi Jangkauan Konten Kritik Karhutla

21 October 2026
Amerika Serikat memperluas larangan DeepSeek ke seluruh lembaga sipil federal karena kekhawatiran kebocoran data sensitif dan keamanan nasional.
Tek & Oto

AS Khawatir Data Pemerintah Bocor lewat DeepSeek

21 October 2026
Next Post
Bagaimana Gunung Anak Krakatau Bisa Tumbuh di Tengah Laut?

Bagaimana Gunung Anak Krakatau Bisa Tumbuh di Tengah Laut?

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini