Saturday, October 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Sesar Aktif Ditemukan di Surabaya, Potensi Gempa M 6,7, BMKG Minta Warga Tenang

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
9 September 2026
in Nasional
Sesar Aktif Ditemukan di Surabaya, Potensi Gempa M 6,7, BMKG Minta Warga Tenang

Metapos.id, Jakarta — Temuan sejumlah jalur sesar aktif di Jawa Timur, termasuk yang melintasi Surabaya, Pasuruan, dan Bangkalan, mendapat perhatian masyarakat. Meski memiliki potensi gempa, BMKG mengingatkan warga agar tidak panik.

Pelaksana Harian Deputi Geofisika sekaligus Deputi Klimatologi BMKG, Ardhasena, menjelaskan bahwa keberadaan sesar aktif tidak dapat diartikan sebagai tanda gempa akan segera terjadi. Hingga saat ini, waktu terjadinya gempa bumi belum dapat diketahui secara pasti.

BACA JUGA

Cegah Masalah Layanan, Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji

Upah Minimum 2027 Disiapkan, Mampukah Pekerja Hidup Lebih Layak?

“Sebab itu masyarakat diimbau untuk tenang dan tetap waspada,” dikutip dariberbagaisumber,  Rabu (9/9/2026).

Ardhasena juga meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima informasi terkait gempa. Informasi yang belum jelas sumbernya sebaiknya tidak langsung dipercaya atau disebarluaskan.

Masyarakat dianjurkan mendapatkan informasi mengenai aktivitas kegempaan melalui sumber resmi BMKG. Langkah tersebut penting untuk mencegah munculnya kepanikan akibat kabar yang tidak terverifikasi.

Di sisi lain, kesiapsiagaan menghadapi gempa perlu dilakukan sejak dini. Salah satu caranya dengan memastikan bangunan rumah maupun fasilitas umum memiliki struktur yang mampu menghadapi guncangan.

Kondisi di dalam rumah juga perlu diperhatikan. Perabotan sebaiknya ditempatkan dengan aman agar tidak mudah roboh ketika terjadi gempa. Selain itu, warga perlu mengenali jalur evakuasi dan mengetahui langkah yang harus dilakukan saat terjadi guncangan.

“Penataan ruang interior yang aman, memahami rambu dan jalur evakuasi dan latihan evakuasi mandiri,” tuturnya.

BMKG juga terus mendorong penguatan mitigasi bencana melalui penyusunan peta sumber dan bahaya gempa. Peta tersebut mencakup berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Timur.

Keberadaan peta bahaya gempa dapat menjadi salah satu dasar dalam menentukan kebijakan pembangunan. Data tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk menyusun tata ruang serta merancang infrastruktur yang lebih memperhatikan aspek keselamatan terhadap gempa.

Tiga Jalur Sesar Aktif di Jawa Timur

Ardhasena sebelumnya menjelaskan bahwa terdapat beberapa jalur sesar aktif di Jawa Timur yang telah dipetakan oleh Pusat Studi Gempa Nasional (PusGen).

Salah satunya adalah Sesar Java Back-arc thrust Surabaya yang melintasi wilayah Surabaya. Sesar tersebut memiliki potensi magnitudo maksimum mencapai 6,7.

“Potensi magnitudo maksimumnya M 6,7,” kata Ardhasena.

Selain itu, terdapat Sesar Pasuruan yang berada di wilayah Pasuruan. Berdasarkan kajian tersebut, sesar ini memiliki potensi menghasilkan gempa dengan magnitudo maksimum 6,4.

Jalur sesar lainnya berada di Bangkalan, yakni RMKS-Baliga dan RMKS-Somorkoneng. Masing-masing sesar tersebut memiliki potensi magnitudo maksimum 6,7 dan 6,5.

BMKG menekankan bahwa informasi mengenai potensi magnitudo bukan berarti gempa dengan kekuatan tersebut akan terjadi dalam waktu dekat. Sampai sekarang, belum ada metode yang dapat menentukan secara pasti waktu terjadinya gempa.

Karena itu, masyarakat di Jawa Timur diminta tidak panik, tetapi tetap meningkatkan kesiapsiagaan. Warga juga disarankan mengikuti perkembangan informasi kebencanaan dari BMKG dan memahami langkah mitigasi gempa sejak sebelum bencana terjadi.

Tags: BMKGgempa Jawa Timurgempa SurabayaMetapos.idmitigasi gempasesar aktifSesar BangkalanSesar Pasuruan
Previous Post

Menhut Segel Lahan Bekas Karhutla yang Mulai Ditanami Sawit

Next Post

110 Buron Interpol Terdeteksi Bersembunyi di Korea Selatan

Related Posts

Kemenhaj menyiapkan pedoman pengawasan haji reguler untuk memastikan layanan sesuai kontrak, melindungi keselamatan, dan memenuhi hak jemaah.
Nasional

Cegah Masalah Layanan, Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji

23 October 2026
Upah Minimum 2027 Disiapkan, Mampukah Pekerja Hidup Lebih Layak?
Nasional

Upah Minimum 2027 Disiapkan, Mampukah Pekerja Hidup Lebih Layak?

23 October 2026
357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut
Nasional

357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut

22 October 2026
Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin
Nasional

Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin

22 October 2026
Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah
Nasional

Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah

22 October 2026
MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi
Nasional

MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi

22 October 2026
Next Post
Sebanyak 110 warga negara asing yang menjadi buron Interpol diketahui bersembunyi di Korea Selatan, dengan kasus penipuan menjadi pelanggaran terbanyak.

110 Buron Interpol Terdeteksi Bersembunyi di Korea Selatan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini