Tuesday, September 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Penyeberangan Merak-Bakauheni Normal, AHY Pastikan Tak Ada Tsunami

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
8 September 2026
in Nasional
Penyeberangan Merak-Bakauheni Normal, AHY Pastikan Tak Ada Tsunami

Metapos.id, Jakarta — Aktivitas penyeberangan yang menghubungkan Pelabuhan Merak dan Bakauheni masih berlangsung di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan kondisi perairan Selat Sunda masih memungkinkan kapal beroperasi. Pemerintah juga belum menemukan indikasi yang mengarah pada ancaman tsunami.

BACA JUGA

Gerindra Ingatkan AHY Fokus Kerja, Pemilu 2029 Masih Lama

Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Ahli Ungkap Penyebabnya

“Tadi kami juga berdiskusi dengan Pak Menteri Perhubungan terkait pelayaran atau penyeberangan dari Merak-Bakauheni. Secara umum ini masih bisa beroperasi dengan baik karena dari dua-tiga hari terakhir ini tidak diindikasikan terjadi peningkatan permukaan air laut yang sangat ekstrem, sea level rise dan juga gelombang yang masih relatif dalam ukuran yang moderat,” kata AHY kepda wartawan di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa  (7/9/2026).

AHY menjelaskan perjalanan kapal dari Merak ke Bakauheni dan sebaliknya masih diperbolehkan. Meski begitu, kondisi laut tetap dipantau secara berkala untuk mengantisipasi perubahan situasi yang dapat membahayakan pengguna jasa penyeberangan.

“Jadi tidak ada atau tidak ditemukan potensi tsunami. Bisa dikatakan angkanya di bawah 50% sehingga pelayaran masih bisa dilakukan, penyeberangan masih bisa dilakukan. Tapi tentu ini semua dalam pengawasan yang ketat karena sekali lagi kita tidak ingin menomorduakan faktor keselamatan,” ucapnya.

Abu Vulkanik Anak Krakatau Perlu Diwaspadai

Di tengah kondisi tersebut, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

AHY menyebut dampak material vulkanik dapat meluas ke berbagai sektor. Salah satunya penerbangan, karena abu yang mengandung silika dapat memengaruhi komponen pesawat dan fasilitas bandara.

“Dan imbauan dari pemerintah tentunya bagi kita semua untuk tetap menjaga kesehatan karena abu vulkanik bukan hanya berdampak pada sektor penerbangan karena mengandung material silika yang ada,” ujar AHY.

Selain berpotensi mengganggu mesin pesawat, abu vulkanik juga dapat memengaruhi kondisi landasan pacu. Paparan material tersebut juga menjadi perhatian dari sisi kesehatan, terutama bagi kelompok masyarakat yang lebih rentan.

“Dampak pada mesin termasuk juga operasional landasan pacu, tapi juga bagi kesehatan masyarakat, terutama bagi lansia, balita, dan masyarakat yang memiliki riwayat permasalahan pernapasan,” imbuhnya.

Pemerintah meminta masyarakat tetap memperhatikan informasi dan arahan dari pihak berwenang. Kewaspadaan perlu dijaga selama aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian.

Tags: Abu vulkanikAhyGunung Anak KrakatauMerak–BakauheniMetapos.idpenyeberangan kapalSelat SundaTsunami
Previous Post

Carrick Sebut MU Seperti Kalah Lawan Everton

Next Post

Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Ahli Ungkap Penyebabnya

Related Posts

Gerindra Ingatkan AHY Fokus Kerja, Pemilu 2029 Masih Lama
Nasional

Gerindra Ingatkan AHY Fokus Kerja, Pemilu 2029 Masih Lama

8 September 2026
Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Ahli Ungkap Penyebabnya
Nasional

Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Ahli Ungkap Penyebabnya

8 September 2026
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi dan berstatus Level III Siaga. Pakar menjelaskan apakah aktivitas vulkanik bisa memicu gempa megathrust Selat Sunda.
Nasional

Anak Krakatau Erupsi, Benarkah Picu Megathrust?

7 September 2026
Survei Opini Publik: Bagaimana Cara Mengukur Suara Rakyat?
Nasional

Survei Opini Publik: Bagaimana Cara Mengukur Suara Rakyat?

7 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penerbangan dialihkan ke enam bandara alternatif.
Nasional

Abu Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Soetta

7 September 2026
Erupsi Anak Krakatau, Kapan Penyeberangan Merak-Bakauheni Harus Berhenti?
Nasional

Erupsi Anak Krakatau, Kapan Penyeberangan Merak-Bakauheni Harus Berhenti?

7 September 2026
Next Post
Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Ahli Ungkap Penyebabnya

Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Ahli Ungkap Penyebabnya

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini