Metapos.id, Jakarta — Tarif masuk Taman Margasatwa Ragunan berpotensi mengalami kenaikan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini mempertimbangkan usulan perubahan harga tiket tersebut.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Fajar Sauri mengungkapkan usulan itu saat mendampingi peninjauan Pameran Flona Jakarta, Jumat (4/9).
“Usulannya ada pak, hasil dari kajian Universitas Indonesia sebesar Rp10 ribu, pak” kata Fajar kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (5/9/26).
Pramono menyebut dirinya belum memperoleh usulan tersebut secara resmi. Meski begitu, Gubernur DKI Jakarta itu tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian tarif masuk Ragunan.
“Kebetulan usulannya belum sampai di saya, tetapi saya akan mempertimbangkan. Kalau toh ada penyesuaian jangan kemudian memberatkan bagi pengunjung,” ujar Pramono.
Ia menilai harga tiket Ragunan saat ini masih jauh lebih rendah dibandingkan tarif masuk kebun binatang di sejumlah kota besar lainnya.
“Tapi, memang ragunan itu dibandingkan dengan kebun-kebun binatang di mana saja, terutama di ibukota negara itu terlalu murah banget. Sayatermasuk yang kemudian masih mempertahankan murah,” ucapnya.
Rencana kenaikan tarif sebelumnya telah dibahas Komisi C DPRD DKI Jakarta bersama pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan. Dalam pembahasan tersebut, tiket masuk Rp4.000 diarahkan naik menjadi Rp10.000.
Kenaikan tarif juga berkaitan dengan kondisi keuangan pengelolaan Ragunan. Setiap tahun, kebutuhan operasional tempat wisata tersebut mencapai sekitar Rp160 miliar dan sekitar 70 persen di antaranya masih mendapat dukungan dari APBD DKI Jakarta.
Di sisi lain, kemampuan Ragunan menghasilkan pendapatan secara mandiri masih terbatas. Pemasukan pengelola tercatat sekitar Rp30 miliar per tahun.
Dengan penyesuaian harga tiket, pemerintah berharap porsi subsidi dari APBD dapat ditekan. Kebijakan itu juga diarahkan untuk mendukung transformasi Ragunan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang mampu mengelola keuangannya secara lebih mandiri.
Jika nantinya diberlakukan, kenaikan tersebut akan menjadi perubahan tarif pertama bagi pengunjung Ragunan setelah sekitar 20 tahun.







