Metapos.id, Jakarta – Masa pensiun tidak harus menjadi akhir dari aktivitas dan produktivitas seseorang.
Melalui program 3 Pilar Mantap Indonesia, Bank Mandiri Taspen mendorong para pensiunan untuk tetap menjalani kehidupan yang sehat, aktif bersosialisasi, serta memiliki kesempatan mengembangkan kemandirian ekonomi.
Program tersebut terdiri dari Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera yang dirancang untuk mendukung kualitas hidup pensiunan secara menyeluruh.
“Kami ingin memastikan bahwa masa pensiun bukan menjadi masa untuk berhenti berkarya. Para pensiunan tetap memiliki kesempatan untuk hidup sehat, aktif bersosialisasi, mengembangkan kreativitas, dan bahkan membangun usaha,” kata Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan.
Pada pilar Mantap Sehat, Bank Mandiri Taspen menghadirkan sejumlah program seperti Sehat Bersama Mantap, Klinik Dokter Mantap, Seminar Kesehatan, Mantap Melihat, dan Mantap Mendengar.
Melalui Klinik Dokter Mantap, nasabah dan pensiunan memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis di kantor cabang dengan menggandeng mitra kesehatan, termasuk Kimia Farma.
Sementara Sehat Bersama Mantap diwujudkan melalui kegiatan olahraga bersama yang dilaksanakan secara rutin di kantor cabang maupun kantor cabang pembantu.
Perhatian terhadap kesehatan juga mencakup program Mantap Melihat berupa operasi katarak gratis serta program pemberian alat bantu dengar yang telah dilaksanakan di sejumlah kota, seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, dan Pekanbaru.
Selanjutnya, Mantap Aktif berfokus pada aktivitas sosial, religi, dan komunitas untuk menjaga hubungan antarnasabah setelah memasuki masa pensiun.
Program ini mencakup Aktif Bersama Mantap, Mantap Berbagi, Buka Puasa Bersama, Kajian Mantap, hingga Komunitas Mantap Indonesia (KMI).
KMI menjadi wadah bagi nasabah pensiunan untuk berkumpul, bersilaturahmi, bersosialisasi, menuangkan ide, serta mengembangkan kreativitas melalui berbagai kegiatan positif.
“Kami ingin para pensiunan tetap memiliki ruang untuk bertemu, bersilaturahmi dan melakukan aktivitas yang positif. Karena itu, kegiatan sosial, keagamaan, maupun komunitas menjadi bagian penting dari Mantap Aktif,” ujarnya.
Sementara itu, pilar Mantap Sejahtera diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi melalui pengembangan usaha.
Salah satu programnya adalah Wirausaha Mantap Sejahtera yang menggabungkan pelatihan teori, praktik usaha, pemasaran, hingga monitoring secara berkelanjutan.
Program kewirausahaan tersebut dikembangkan melalui berbagai inisiatif, antara lain Mantap Cooking Club, Pojok Wirausaha, Gerebek Dapur, serta sejumlah program kemitraan usaha.
Pilihan usaha yang tersedia juga beragam, mulai dari laundry, warung kelontong, jasa pengiriman, frozen food, air mineral, es krim, hingga kuliner.
Bank Mandiri Taspen juga mendorong digitalisasi untuk memperluas pemasaran produk melalui Etalase Usaha dan platform Pensiun Berkarya.
Berdasarkan data program, sebanyak 367 Mantapreneur telah terdaftar dengan 689 produk usaha yang mencakup 24 jenis usaha, seperti warung, kuliner, hidroponik, jamur tiram, hingga berbagai program kemitraan.
“Tiga pilar ini saling melengkapi. Kami tidak hanya ingin pensiunan sehat, tetapi juga aktif dan memiliki kesempatan untuk sejahtera. Harapannya, para pensiunan dapat menjalani masa purnabakti dengan penuh percaya diri, tetap produktif, dan memiliki kehidupan yang bermakna,” pungkasnya.
Melalui Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera, Bank Mandiri Taspen menempatkan masa pensiun bukan sebagai titik akhir, melainkan fase baru untuk tetap berkarya, bersosialisasi, dan mengembangkan potensi.






