Metapos.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati menyoroti kesejahteraan guru yang dinilai belum mendapatkan perhatian sebanding dengan peningkatan anggaran pendidikan tahun 2027.
Pemerintah dalam RAPBN 2027 menetapkan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar Rp100 triliun dari pagu tahun 2026 yang berada di level Rp720,8 triliun.
Menurut Esti, tambahan anggaran tersebut semestinya tidak hanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur pendidikan. Peningkatan kesejahteraan guru juga perlu menjadi bagian penting dari kebijakan anggaran.
“Kebijakan anggaran pendidikan tidak bisa hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan guru sebagai salah satu komponen utama pendidikan mendapatkan dukungan dan kesejahteraan yang layak,” ujar Esti, dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026).
Esti juga mendorong pemerintah memastikan penggunaan anggaran pendidikan memberikan manfaat secara langsung kepada berbagai unsur pendidikan. Mulai dari sekolah, perguruan tinggi, tenaga pendidik, peserta didik, hingga perpustakaan.
Ia menyebut masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan pada tahun mendatang. Persoalan tersebut mencakup honor guru, keterbatasan fasilitas di wilayah 3T, kondisi sekolah yang rusak, hingga kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di daerah terdampak bencana.
“PR-PR masa lalu dan tahun ini yang harus diselesaikan di tahun depan. Itu mulai dari honor atau gaji guru, fasilitas pendidikan di banyak wilayah termasuk daerah 3T, sekolah-sekolah yang rusak, sarana-prasarana yang belum memadai, penyelesaian cepat untuk wilayah-wilayah yang terdampak bencana, sehingga penggunaan anggaran harus lebih diefektifkan,” tutur Esti.
Kenaikan Gaji Guru Belum Direncanakan
Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyatakan kenaikan gaji guru belum masuk dalam rencana anggaran pemerintah untuk 2027.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah pemerintah menetapkan peningkatan alokasi anggaran pendidikan menjadi Rp820,9 triliun.
“Belum, belum, belum direncanakan (kenaikan gaji guru). Tapi bukan berarti nggak mungkin,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Meski belum menjadi bagian dari perencanaan awal, Purbaya menyebut pemerintah masih memiliki peluang untuk mengubah prioritas anggaran. Hal itu dapat dilakukan apabila kondisi fiskal memungkinkan dan kebutuhan terhadap kenaikan gaji guru dinilai mendesak.
“Kan bisa saja sambil berjalannya waktu nanti kalau memang pemerintah punya uang lebih dan memang dibutuhkan, kita bisa tambah juga. Tapi sekarang belum direncanakan,” ungkapnya.
Anggaran Pendidikan 2027 Naik 13,9 Persen
Dalam RAPBN 2027, pemerintah menyiapkan dana pendidikan sebesar Rp820,9 triliun. Alokasi tersebut mengalami pertumbuhan sekitar 13,9 persen dibandingkan pagu pendidikan pada 2026.
Anggaran itu akan digunakan untuk sejumlah program yang berkaitan dengan pendidikan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Salah satu program yang mendapat dukungan anggaran adalah Program Indonesia Pintar (PIP). Program tersebut ditargetkan dapat memberikan manfaat kepada 22,1 juta siswa.







