Metapos.id, Jakarta – Ratusan siswa dari dua sekolah menengah atas di Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (13/08/2026).
Keluhan kesehatan dilaporkan dialami siswa SMA Negeri 1 Berastagi dan SMA Bersama dengan gejala berupa mual, muntah, pusing, hingga tubuh terasa lemas.
Sejumlah siswa kemudian mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Efarina Berastagi, RSU Amanda Berastagi, Rumah Sakit Umum Kabanjahe, serta Puskesmas Berastagi.
Badan Gizi Nasional (BGN) langsung melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab munculnya keluhan kesehatan tersebut.
“Saya telah berkoordinasi dengan Bupati Antonius Ginting, sementara pemeriksaan sampel sisa lauk pauk dilakukan bersama Dinas Kesehatan setempat,” kata Kepala BGN Sudaryono, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (14/08/2026).
Selain memeriksa sampel makanan, BGN mengambil tindakan administratif terhadap pihak yang berkaitan dengan insiden tersebut.
“Dua tindakan administratif juga sudah diambil, pencopotan Kepala SPPG terkait dan penyegelan dapur operasional,” ujarnya.
BGN menegaskan pengawasan terhadap seluruh tahapan penyediaan makanan MBG perlu diperketat untuk memastikan makanan yang diterima para penerima manfaat aman dikonsumsi.
“Insiden di Kabupaten Karo lagi-lagi menjadi tamparan dan pengingat, setiap tahapan pelayanan makanan harus diawasi serius. Ratusan siswa terdampak, langkah pertama BGN adalah memastikan kondisi mereka dan kemudian mencari akar persoalannya,” katanya.
Pemeriksaan terhadap sampel sisa lauk pauk masih dilakukan bersama Dinas Kesehatan setempat untuk mengetahui penyebab pasti keluhan yang dialami para siswa.
BGN juga menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut dan berharap para siswa yang terdampak segera pulih.
“Kami minta maaf. Lekas sembuh,” pungkasnya.







