Monday, September 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Mengenal Sejarah TMP Kalibata, Rumah Peristirahatan Ribuan Tokoh Bangsa

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
14 August 2026
in Nasional
Mengenal Sejarah TMP Kalibata, Rumah Peristirahatan Ribuan Tokoh Bangsa

Metapos.id, Jakarta — Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata merupakan salah satu lokasi penting yang menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para tokoh yang berkontribusi bagi Indonesia.

Kompleks pemakaman yang berada di Jakarta Selatan tersebut tidak hanya menjadi tempat peristirahatan para pahlawan. Sejumlah pejabat negara, anggota militer, diplomat, tokoh masyarakat, hingga kalangan intelektual juga dimakamkan di kawasan tersebut.

BACA JUGA

Nasaruddin Umar Dipilih Pimpin Organisasi Imam Masjid Dunia

Delapan Partai Nonparlemen Siapkan Audiensi dengan DPR soal Pemilu

TMP Kalibata kerap menjadi lokasi kegiatan kenegaraan, terutama saat agenda ziarah nasional. Pejabat pemerintah, keluarga pahlawan, dan masyarakat juga datang untuk mengenang serta memberikan penghormatan kepada para tokoh yang telah berjasa.

Berawal dari Pemakaman di Ancol

Sebelum kompleks TMP Kalibata berdiri, pemakaman bagi para pahlawan di Jakarta berada di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Pada masa itu, wilayah Ancol masih didominasi rawa dan hutan belukar. Kondisi tersebut membuat kawasan itu dinilai kurang ideal untuk dikembangkan sebagai kompleks pemakaman pahlawan.

Pemerintah kemudian menyiapkan lokasi baru di Kalibata dengan luas lahan sekitar lima hektare. Pembangunan kompleks tersebut dimulai pada 1953.

Proses pembangunan melibatkan sejumlah pihak, termasuk arsitek Indonesia, kontraktor asal Belanda, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Arsitek Friedrich Silaban dipercaya menjadi salah satu perancang utama. Ia sebelumnya juga terlibat dalam perencanaan kompleks pemakaman pahlawan di Ancol.

Pembangunan kawasan tersebut dikerjakan oleh Algemeen Ingenieurs- en Architecten Bureau bersama Dinas Bangunan Tentara Sub Direktorium.

Diresmikan pada Hari Pahlawan

Kompleks pemakaman di Kalibata kemudian diresmikan pada 10 November 1954. Peresmian tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Seiring perkembangannya, TMP Kalibata kemudian memperoleh status sebagai Taman Makam Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 1976.

Pengelolaan kawasan tersebut selanjutnya kembali diperkuat melalui Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 1984.

Dari luas awal sekitar lima hektare, kawasan TMP Kalibata kemudian berkembang hingga mencapai kurang lebih 23 hektare.

Ribuan Makam Tokoh Bangsa

TMP Kalibata kini menjadi salah satu kompleks pemakaman tokoh penting dalam sejarah Indonesia.

Data hingga Agustus 2020 mencatat jumlah makam di kawasan tersebut telah melampaui 10.100 unit.

Keberadaan ribuan makam itu menjadikan TMP Kalibata bukan sekadar tempat pemakaman. Kawasan tersebut juga menjadi ruang untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa serta menghargai pengabdian para tokoh kepada Indonesia.

Setiap kegiatan ziarah dan penghormatan di TMP Kalibata menjadi pengingat bahwa jasa para pahlawan dan tokoh bangsa merupakan bagian penting dari perjalanan Indonesia.

Tags: Jakarta SelatanMakam PahlawanMetapos.idsejarah IndonesiaSejarah PahlawanTMP kalibataTokoh Bangsa
Previous Post

Windows Kembali Diserang Zero-Day, ShieldBreak Bisa Buka Akses Administrator

Next Post

Anak Sering Makan Ingus, Ini Alasan dan Dampaknya

Related Posts

Nasaruddin Umar Dipilih Pimpin Organisasi Imam Masjid Dunia
Nasional

Nasaruddin Umar Dipilih Pimpin Organisasi Imam Masjid Dunia

28 September 2026
Delapan Partai Nonparlemen Siapkan Audiensi dengan DPR soal Pemilu
Nasional

Delapan Partai Nonparlemen Siapkan Audiensi dengan DPR soal Pemilu

28 September 2026
Aceh Tenggara Dilanda Banjir, 13 Desa Terdampak
Nasional

Aceh Tenggara Dilanda Banjir, 13 Desa Terdampak

28 September 2026
TNI Amankan 8 Senjata, Penembakan ASN Papua Diselidiki
Nasional

TNI Amankan 8 Senjata, Penembakan ASN Papua Diselidiki

28 September 2026
Temuan Fasilitas Mewah, Rieke Minta Lapas Cibinong Diaudit
Nasional

Temuan Fasilitas Mewah, Rieke Minta Lapas Cibinong Diaudit

27 September 2026
Temuan Fasilitas Mewah Berujung Penonaktifan 5 Pejabat Lapas Cibinong
Nasional

Temuan Fasilitas Mewah Berujung Penonaktifan 5 Pejabat Lapas Cibinong

26 September 2026
Next Post
Anak Sering Makan Ingus, Ini Alasan dan Dampaknya

Anak Sering Makan Ingus, Ini Alasan dan Dampaknya

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini