Tuesday, September 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Fakta Unik Suku Betawi: Tak Punya Marga, Ini Filosofi yang Dijunjung

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
1 August 2026
in Lifestyle & Health
Fakta Unik Suku Betawi: Tak Punya Marga, Ini Filosofi yang Dijunjung

Metapos.id, Jakarta  – Berbeda dengan sejumlah suku di Indonesia yang menggunakan marga sebagai penanda garis keturunan, masyarakat Betawi pada umumnya tidak mengenal sistem marga sebagai identitas keluarga.

Hal ini tidak lepas dari sejarah terbentuknya masyarakat Betawi yang merupakan hasil percampuran berbagai etnis sejak masa Batavia. Etnis Melayu, Sunda, Jawa, Arab, Tionghoa, Bugis, Ambon, hingga Eropa berbaur dan melahirkan identitas Betawi yang dikenal saat ini.

BACA JUGA

ILLIT Siapkan Comeback Oktober 2026

Influenza A Meningkat, Jangan Abaikan Gejala-gejalanya

Karena lahir dari proses akulturasi berbagai budaya, identitas masyarakat Betawi tidak dibangun berdasarkan satu garis keturunan atau marga tertentu. Sebaliknya, hubungan kekeluargaan lebih dikenal melalui nama orang tua, kakek, atau tokoh keluarga yang disegani di lingkungan sekitar.

Tak heran jika dahulu sering terdengar penyebutan seperti “Anaknya Haji Fulan”, “Anaknya Babe Nirin”, atau “Keluarga Mpok Naim”. Sebutan tersebut menjadi cara masyarakat mengenali asal-usul keluarga tanpa harus menggunakan marga.

Nama “Nirin”, misalnya, dikenal luas karena sosok seniman Betawi H. Nirin Kumpul. Seiring waktu, nama tersebut kemudian digunakan oleh banyak anak dan keturunannya sebagai identitas keluarga, meski bukan dalam bentuk marga seperti yang dikenal pada suku lain.

Bagi masyarakat Betawi, warisan terpenting bukanlah marga, melainkan nama baik keluarga. Nilai tersebut diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan upaya menjaga kehormatan keluarga di tengah masyarakat.

Tags: BetawiBudaya BetawiIdentitas budayaJakartaKearifan LokalMargaMetapos.idSejarah Betawi
Previous Post

Luften, Tradisi Buka Jendela dari Jerman yang Punya Banyak Manfaat

Next Post

Ferran Torres Bebas Pilih Masa Depannya, Barcelona Tak Akan Menghalangi

Related Posts

Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik
Lifestyle & Health

ILLIT Siapkan Comeback Oktober 2026

15 September 2026
Influenza A Meningkat, Jangan Abaikan Gejala-gejalanya
Lifestyle & Health

Influenza A Meningkat, Jangan Abaikan Gejala-gejalanya

14 September 2026
Demi Hindari Pajak, Warga Swiss Ramai-Ramai Jadi Ateis
Lifestyle & Health

Demi Hindari Pajak, Warga Swiss Ramai-Ramai Jadi Ateis

14 September 2026
3 Kebiasaan yang Bisa Membantu Otak Tetap Prima Saat Menua
Lifestyle & Health

3 Kebiasaan yang Bisa Membantu Otak Tetap Prima Saat Menua

13 September 2026
Minum Kopi untuk Redakan Stres? Ini Takaran yang Perlu Diketahui
Lifestyle & Health

Minum Kopi untuk Redakan Stres? Ini Takaran yang Perlu Diketahui

13 September 2026
Nasi untuk Anjing, Boleh atau Tidak? Ini Jawabannya
Lifestyle & Health

Nasi untuk Anjing, Boleh atau Tidak? Ini Jawabannya

13 September 2026
Next Post
Ferran Torres Bebas Pilih Masa Depannya, Barcelona Tak Akan Menghalangi

Ferran Torres Bebas Pilih Masa Depannya, Barcelona Tak Akan Menghalangi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini