Metapos.id, Jakarta – Dunia sastra Jepang berduka. Novelis ternama Keigo Higashino meninggal dunia pada usia 68 tahun pada 23 Juli 2026 akibat kanker usus besar. Kabar tersebut diumumkan oleh penerbit Kodansha pada Senin (27/7).
Dalam pernyataan resminya, Kodansha menyampaikan bahwa proses pemakaman telah dilaksanakan secara tertutup dan hanya dihadiri keluarga. Penerbit juga meminta publik menghormati privasi keluarga yang ditinggalkan.
Keigo Higashino dikenal sebagai salah satu penulis novel misteri paling berpengaruh dari Jepang. Selama kariernya, ia menerbitkan lebih dari 100 karya yang terjual lebih dari 100 juta eksemplar di Jepang.
Namanya mendunia lewat novel The Devotion of Suspect X, yang meraih Naoki Prize pada 2006. Selain itu, ia juga dikenal melalui seri Detective Galileo, Journey Under the Midnight Sun, Malice, hingga The Miracles of the Namiya General Store.
Sebelum menjadi novelis penuh waktu, Higashino bekerja sebagai insinyur setelah lulus dari Osaka Prefecture University. Ia memulai debutnya pada 1985 lewat novel After-School Hours, yang memenangkan Edogawa Ranpo Prize.
Meski berjuang melawan penyakitnya, Higashino tetap aktif menulis hingga akhir hayat. Novel terakhirnya berjudul Eternal Memory dijadwalkan terbit pada 5 Agustus 2026, sekaligus menjadi karya terakhir yang ia tinggalkan bagi para pembacanya.






