Metapos.id, Jakarta – Tiga warga sipil dilaporkan meninggal dunia dalam dugaan aksi pembunuhan yang dilakukan kelompok bersenjata yang disebut sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM) di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (20/7).
Berdasarkan keterangan resmi Penerangan Koops TNI Habema, ketiga korban terdiri atas pasangan suami istri serta seorang perempuan yang berasal dari Suku Unaukam.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. Wirya Arthadiguna, mengatakan aparat saat ini masih melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengusut peristiwa tersebut. Selain penyelidikan, TNI juga melakukan pengejaran terhadap para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menurut Wirya, aksi tersebut diduga melibatkan kelompok OPM yang dipimpin Kopitua Heluka selaku Danops Kodap Yahukimo. Ia menyebut kelompok tersebut juga mengklaim bertanggung jawab atas insiden yang menewaskan tiga warga sipil melalui informasi yang dipublikasikan Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB.
Meski demikian, TNI belum membeberkan kronologi lengkap kejadian karena proses penyelidikan masih berlangsung. Aparat kini berfokus mengumpulkan informasi guna mengungkap keberadaan para pelaku.
Di sisi lain, Koops TNI Habema memastikan akan meningkatkan pengamanan di wilayah Yahukimo untuk menjaga situasi tetap kondusif dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.
TNI menegaskan setiap langkah yang dilakukan akan mengedepankan prinsip profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum, sekaligus memastikan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.







