Metapos.id, Jakarta – Bintang muda Timnas Spanyol, Lamine Yamal, mengungkapkan pandangannya mengenai tekanan bermain di Piala Dunia 2026. Menurutnya, tekanan terbesar dalam hidup bukanlah tampil di panggung sepak bola paling bergengsi di dunia, melainkan perjuangan orang tuanya demi menghidupi keluarga.
Dalam sebuah pernyataan yang beredar luas di media sosial, Yamal mengenang masa kecilnya yang penuh keterbatasan. Ia mengungkapkan bahwa sang ayah harus memulung demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
“Ayah saya harus memulung untuk menghidupi kami. Itulah tekanan yang sebenarnya. Tugas saya sekarang hanyalah bermain,” ujar Yamal.
Pernyataan tersebut menuai simpati dari banyak penggemar sepak bola. Banyak yang menilai ucapan pemain berusia muda itu menunjukkan kerendahan hati serta menjadi pengingat bahwa kesuksesan seorang atlet sering kali lahir dari perjuangan dan pengorbanan keluarga.
Di tengah sorotan menjelang final Piala Dunia 2026 melawan Argentina, Yamal memilih untuk tidak terbebani oleh besarnya pertandingan. Baginya, kesempatan membela negaranya merupakan buah dari perjuangan panjang yang telah dilalui bersama keluarganya.
Kisah hidup Lamine Yamal pun menjadi inspirasi bagi banyak orang. Di balik kesuksesan dan sorotan dunia, ia tidak melupakan perjuangan sang ayah yang menjadi fondasi perjalanan kariernya hingga mencapai level tertinggi sepak bola dunia.







