Tuesday, July 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Suhu Ekstrem Melanda Eropa, Lebih dari 10 Ribu Orang Meninggal

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
14 July 2026
in Internasional
Harry Kane Ingin Inggris Lebih Klinis Demi Singkirkan Argentina di Semifinal

Metapos.id, Jakarta – Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa Barat pada akhir Juni 2026 menyebabkan lebih dari 10 ribu kematian berlebih dalam sepekan. Data tersebut berasal dari jaringan pemantauan kematian EuroMOMO yang didukung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pencegahan serta Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC).  

Angka kematian berlebih tercatat mencapai sekitar 10.650 kasus selama periode 22 hingga 28 Juni 2026. Para ilmuwan menyebut lonjakan tersebut sangat mungkin dipicu oleh suhu ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Eropa Barat.  

BACA JUGA

Jepang Catat 5.346 Kebangkrutan Perusahaan, Beban Utang Meningkat

Meski Digempur AS, Iran Dinilai Tetap Sulit Dilemahkan di Selat Hormuz

Inggris menjadi negara dengan dampak paling besar, disusul Prancis, Spanyol, Jerman, dan sejumlah negara Eropa lainnya. Mayoritas korban merupakan kelompok lanjut usia yang paling rentan terhadap suhu tinggi.  

Kepala dokter Statens Serum Institut Denmark, Lasse Vestergaard, mengatakan lonjakan kematian tersebut tergolong tidak biasa. “Terjadinya kelebihan angka kematian pada periode ini sangat tidak biasa. Skalanya sangat tinggi,” ujarnya.  

WHO memperingatkan bahwa ancaman belum berakhir karena gelombang panas baru diperkirakan kembali melanda kawasan Mediterania. Suhu di beberapa wilayah Spanyol, Prancis selatan, dan Italia diperkirakan kembali melampaui 40 derajat Celsius.  

Direktur Regional WHO untuk Eropa, Hans Henri P. Kluge, meminta pemerintah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem. Ia menilai gelombang panas berpotensi menjadi lebih mematikan jika langkah mitigasi tidak diperkuat.  

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) juga mencatat Juni 2026 sebagai bulan Juni terpanas yang pernah tercatat di Eropa Barat. Kondisi tersebut diperparah oleh suhu permukaan laut yang mencapai rekor tertinggi untuk periode tersebut.  

Para pakar iklim menilai perubahan iklim membuat gelombang panas menjadi lebih sering, lebih lama, dan lebih intens dibandingkan sebelumnya. Mereka mengingatkan bahwa adaptasi terhadap cuaca ekstrem kini menjadi kebutuhan mendesak bagi negara-negara di Eropa.  

Tags: Cuaca ekstremEropagelombang panas EropaHeadlineInggriskematian akibat panasMetapos.idPerubahan iklimWHO
Previous Post

Makkah dan Jeddah Akan Gelap Gulita Akibat Gerhana Matahari Total

Next Post

Nama Astronom Maya Pertama Berhasil Diungkap Setelah Terkubur 1.000 Tahun

Related Posts

Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Ekbis

Jepang Catat 5.346 Kebangkrutan Perusahaan, Beban Utang Meningkat

13 July 2026
Meski Digempur AS, Iran Dinilai Tetap Sulit Dilemahkan di Selat Hormuz
Internasional

Meski Digempur AS, Iran Dinilai Tetap Sulit Dilemahkan di Selat Hormuz

13 July 2026
Wasit Argentina vs Mesir Dikritik, Jurnalis Saudi Sebut Hanya Satu Kesalahan Krusial
Internasional

Wasit Argentina vs Mesir Dikritik, Jurnalis Saudi Sebut Hanya Satu Kesalahan Krusial

13 July 2026
Tragedi Pub Bangkok, 27 Orang Tewas Diduga Akibat Ledakan Listrik
Internasional

Tragedi Pub Bangkok, 27 Orang Tewas Diduga Akibat Ledakan Listrik

13 July 2026
Internasional

Venezuela Perbarui Data Gempa, Korban Tewas Tembus 4.333 Orang

13 July 2026
Takeda Gandeng Pemerintah RI Bangun Industri Plasma dan Obat Derivat Plasma
Internasional

AS Kembali Desak Kuba Ubah Arah Politik di Tengah Ketegangan

13 July 2026
Next Post
Nama Astronom Maya Pertama Berhasil Diungkap Setelah Terkubur 1.000 Tahun

Nama Astronom Maya Pertama Berhasil Diungkap Setelah Terkubur 1.000 Tahun

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini