Metapos.id, Jakarta – Ruben Onsu mengungkapkan bahwa dirinya sudah tidak lagi melanjutkan pembayaran cicilan rumah yang saat ini dihuni mantan istrinya, Sarwendah, bersama anak-anak mereka. Keputusan itu diambil di tengah memanasnya konflik pascaperceraian, terutama terkait persoalan hak bertemu buah hati mereka.
Dalam tayangan di kanal YouTube Nanda Persada yang dikutip pada Rabu (8/7/2026), Ruben membenarkan kabar tersebut. Ia menegaskan penghentian pembayaran cicilan rumah dilakukan atas pertimbangan yang menurutnya cukup serius.
“Iya benar, saya sudah tidak membayar lagi,” ujar Ruben.
Presenter berusia 42 tahun itu mengaku kecewa karena merasa kesulitan mendapatkan akses untuk bertemu anak-anaknya. Kondisi tersebut, menurut Ruben, juga berdampak pada harga dirinya sebagai seorang ayah.
“Ada banyak hal yang saya rasa sudah tidak perlu lagi sampai merendahkan harga diri saya,” tuturnya.
Ruben berharap langkah yang diambilnya dapat menjadi bahan renungan bagi Sarwendah. Ia merasa selama ini telah memberikan kontribusi besar untuk memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk setelah keduanya resmi berpisah.
Di sisi lain, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengatakan kliennya selama dua tahun terakhir terus berupaya menjaga hubungan baik dengan mantan istrinya. Sejak perceraian pada 2024, Ruben disebut tetap memenuhi berbagai kebutuhan anak, termasuk sejumlah biaya yang diajukan tanpa melalui pembahasan terlebih dahulu.
Meski demikian, Minola menyebut Ruben mulai merasa keberatan karena di saat yang sama ia mengaku tidak memperoleh kesempatan yang cukup untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama anak-anaknya.
Minola juga menyinggung pernyataan Sarwendah yang sempat mengungkap kedatangan penagih utang ke rumah mereka. Menurutnya, persoalan tersebut seharusnya bisa diselesaikan secara pribadi tanpa harus dipublikasikan.
Hingga kini, perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih terus bergulir, mulai dari persoalan aset, nafkah, hingga hak asuh anak. Pihak Ruben berharap seluruh permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan cara yang baik demi kepentingan anak-anak mereka.







