Saturday, October 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III, Badan Geologi Imbau Jauhi Radius 5 Kilometer

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
3 July 2026
in Nasional
Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III, Badan Geologi Imbau Jauhi Radius 5 Kilometer

Metapos.id, Jakarta – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meningkatkan status aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Keputusan tersebut diambil setelah hasil pemantauan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik dalam beberapa waktu terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan hasil observasi visual maupun instrumental memperlihatkan sejumlah indikator yang mengarah pada meningkatnya potensi aktivitas gunung api.

BACA JUGA

Dari Guru yang Sama, Lahir Tiga Ideologi Berbeda

Balai Kota Jakarta Dibuka untuk Publik Lewat Program Namu Balai Kota

Pemantauan mencatat kenaikan frekuensi gempa vulkanik, perubahan deformasi tubuh gunung, serta aktivitas permukaan yang mengindikasikan adanya pergerakan magma menuju lapisan yang lebih dangkal.

Di sisi lain, data dari alat pemantau kemiringan tanah (tiltmeter) di sejumlah stasiun pengamatan juga memperlihatkan kecenderungan inflasi atau pengembangan tubuh gunung. Kondisi tersebut menunjukkan adanya penumpukan tekanan di dalam sistem vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Menyusul perubahan status menjadi Level III (Siaga), Badan Geologi meminta masyarakat, nelayan, dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko apabila terjadi erupsi maupun lontaran material pijar.

Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau informasi resmi yang disampaikan Badan Geologi dan instansi terkait, serta mematuhi seluruh rekomendasi yang telah ditetapkan demi menjaga keselamatan.

Tags: Aktivitas VulkanikBadan GeologiErupsi GunungESDMGunung Anak KrakatauMetapos.idSelat SundaStatus Siaga
Previous Post

Jutaan Warga Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran

Next Post

Langganan Strava Premium Kini Kena PPN, DJP Beri Penjelasan

Related Posts

Dari Guru yang Sama, Lahir Tiga Ideologi Berbeda
Nasional

Dari Guru yang Sama, Lahir Tiga Ideologi Berbeda

3 October 2026
Balai Kota Jakarta Dibuka untuk Publik Lewat Program Namu Balai Kota
Nasional

Balai Kota Jakarta Dibuka untuk Publik Lewat Program Namu Balai Kota

2 October 2026
Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Suyudi
Nasional

Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Suyudi

2 October 2026
Prabowo Angkat 26 Wantimpres, Sejumlah Tokoh Agama Masuk
Nasional

Prabowo Angkat 26 Wantimpres, Sejumlah Tokoh Agama Masuk

2 October 2026
Klaster Mewah Cibinong Rata, Ombudsman Bicara Potensi Hilangnya Barbuk
Nasional

Klaster Mewah Cibinong Rata, Ombudsman Bicara Potensi Hilangnya Barbuk

2 October 2026
Pergantian Kapolri, Sertijab Listyo Sigit ke Suyudi Digelar Hari Ini
Nasional

Pergantian Kapolri, Sertijab Listyo Sigit ke Suyudi Digelar Hari Ini

2 October 2026
Next Post
V BTS Mengaku Hanya Tidur 2,5 Jam, Minta Penggemar Hormati Privasi

Langganan Strava Premium Kini Kena PPN, DJP Beri Penjelasan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini