Monday, June 29, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Penemuan Mikroba di Batu Purba 2 Miliar Tahun Bikin Ilmuwan Terkejut

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
29 June 2026
in Tek & Oto
Resepsi Taylor Swift dan Travis Kelce Dikabarkan Hadirkan Stevie Nicks hingga Tim McGraw

Metapos.id, Jakarta – Ilmuwan menemukan mikroba hidup di dalam batu berusia sekitar 2 miliar tahun yang berasal dari Kompleks Igneus Bushveld, Afrika Selatan. Penemuan ini menjadi salah satu bukti kehidupan tertua yang pernah ditemukan di lingkungan batuan purba.  

Sampel batu diambil dari kedalaman sekitar 15 meter di bawah permukaan tanah sebelum dianalisis menggunakan berbagai metode pencitraan modern. Hasil penelitian menunjukkan adanya mikroba yang masih hidup di dalam retakan kecil yang tertutup lapisan tanah liat.  

BACA JUGA

TikTok GO Dorong Pengguna Temukan Destinasi dan Kuliner Favorit

Pemilik Instagram dan WhatsApp Ternyata Pernah Kembangkan Aplikasi Judi

Lapisan tanah liat tersebut berfungsi sebagai penyegel alami yang melindungi mikroorganisme dari pengaruh lingkungan luar selama miliaran tahun. Kondisi ini memungkinkan mikroba bertahan hidup dalam lingkungan yang sangat stabil dalam waktu yang sangat panjang.  

Para peneliti menggunakan mikroskop fluoresensi, mikroskop elektron, dan spektroskopi inframerah untuk memastikan mikroba tersebut benar-benar berasal dari dalam batu. Analisis DNA dan protein juga dilakukan guna memastikan sampel bukan berasal dari kontaminasi modern.  

Temuan tersebut melampaui rekor sebelumnya yang mencatat mikroba hidup di sedimen bawah laut berusia sekitar 100 juta tahun. Karena itu, penelitian ini memberikan gambaran baru mengenai kemampuan kehidupan bertahan dalam kondisi ekstrem.  

Menurut tim peneliti, kawasan Bushveld menjadi lokasi ideal karena aktivitas geologinya relatif stabil sejak terbentuk sekitar 2 miliar tahun lalu. Stabilitas tersebut memungkinkan mikroba bertahan di dalam celah batu tanpa banyak perubahan lingkungan.  

Penemuan ini juga memberi harapan baru bagi pencarian kehidupan di luar Bumi, terutama pada batuan yang berasal dari Mars. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini dinilai berpotensi diterapkan untuk memeriksa sampel batu dari planet lain.  

Selain memperluas pemahaman tentang evolusi kehidupan di Bumi, penelitian ini membuka peluang untuk mempelajari bagaimana organisme dapat bertahan dalam kondisi yang sangat ekstrem selama miliaran tahun. Hasilnya menjadi referensi penting bagi penelitian geologi, mikrobiologi, hingga eksplorasi antariksa di masa depan.  

Tags: Afrika Selatanbatu 2 miliar tahunevolusi kehidupanHeadlineMetapos.idmikroba purbapenelitian mikrobapenemuan ilmuwan
Previous Post

Resepsi Taylor Swift dan Travis Kelce Dikabarkan Hadirkan Stevie Nicks hingga Tim McGraw

Next Post

Pernyataan “Bukan Penyiksaan” Komnas Perempuan soal Kasus YTR Tuai Kritik, Publik Soroti Minimnya Empati

Related Posts

TikTok GO Dorong Pengguna Temukan Destinasi dan Kuliner Favorit
Tek & Oto

TikTok GO Dorong Pengguna Temukan Destinasi dan Kuliner Favorit

25 June 2026
Cuaca Ekstrem Paksa Menara Eiffel Tutup Lebih Cepat dari Jadwal
Tek & Oto

Pemilik Instagram dan WhatsApp Ternyata Pernah Kembangkan Aplikasi Judi

25 June 2026
TikTok Kenalkan Fitur AI Baru untuk Dorong Pertumbuhan Aplikasi di Asia Tenggara
Tek & Oto

TikTok Kenalkan Fitur AI Baru untuk Dorong Pertumbuhan Aplikasi di Asia Tenggara

24 June 2026
Israel Khawatir Sikap Trump Berubah, Hubungan dengan AS Memanas
Tek & Oto

Mulai 1 Juli 2026, Registrasi SIM Card Wajib Pakai Face Recognition

24 June 2026
Israel Khawatir Sikap Trump Berubah, Hubungan dengan AS Memanas
Tek & Oto

Pabrik iPhone di India Diserang Siber, Data Rahasia Apple dan Tesla Diduga Bocor

24 June 2026
Menteri ESDM Beberkan Penyebab Gangguan Kelistrikan di Sejumlah Daerah
Tek & Oto

Studi Ilmuwan Jerman Bongkar Cara Kerja Praktik Dukun di Indonesia

23 June 2026
Next Post
Pernyataan “Bukan Penyiksaan” Komnas Perempuan soal Kasus YTR Tuai Kritik, Publik Soroti Minimnya Empati

Pernyataan "Bukan Penyiksaan" Komnas Perempuan soal Kasus YTR Tuai Kritik, Publik Soroti Minimnya Empati

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini