Thursday, September 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Yen Jadi Satu-satunya yang Menguat Saat Mata Uang Asia Rontok

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
24 June 2026
in Ekbis
Yen Jadi Satu-satunya yang Menguat Saat Mata Uang Asia Rontok

Metapos.id, Jakarta – Mayoritas mata uang Asia bergerak di zona merah pada perdagangan 24 Juni 2026 seiring menguatnya dolar Amerika Serikat. Tekanan terhadap mata uang kawasan dipicu meningkatnya permintaan investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian global.

Rupiah menjadi salah satu mata uang dengan pelemahan terbesar bersama peso Filipina. Selain itu, won Korea Selatan, baht Thailand, dolar Singapura, dan ringgit Malaysia juga mengalami depresiasi terhadap dolar AS.

BACA JUGA

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Berkapasitas 100 GW

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

Di tengah pelemahan yang melanda kawasan Asia, yen Jepang justru mencatatkan penguatan tipis. Mata uang Negeri Sakura menjadi satu-satunya yang mampu bertahan di zona hijau ketika mayoritas mata uang regional terkoreksi.

Penguatan dolar AS didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap aset berdenominasi dolar. Kondisi tersebut dipengaruhi perkembangan geopolitik global serta ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Indeks dolar yang kembali menguat membuat tekanan terhadap mata uang negara berkembang semakin besar. Arus modal yang mengarah ke aset aman juga turut mempersempit ruang penguatan mata uang Asia dalam jangka pendek.

Bagi Indonesia, pelemahan rupiah tetap menjadi perhatian karena dapat memengaruhi biaya impor dan stabilitas harga. Bank Indonesia diperkirakan terus menjaga stabilitas nilai tukar melalui berbagai instrumen kebijakan moneter yang dimiliki.

Sejumlah analis menilai pergerakan mata uang Asia masih akan dipengaruhi perkembangan ekonomi global dalam beberapa waktu ke depan. Sikap bank sentral utama dunia dan dinamika pasar keuangan diperkirakan menjadi faktor utama yang menentukan arah pergerakan valuta asing.

Meski tekanan masih membayangi, fundamental ekonomi masing-masing negara tetap menjadi penopang penting bagi stabilitas mata uang. Investor kini menantikan berbagai data ekonomi global berikutnya untuk melihat apakah tren penguatan dolar AS akan terus berlanjut atau mulai mereda.

Tags: dolar ASHeadlineindeks dolarmata uang AsiaMetapos.idpeso FilipinaRupiahyen Jepang
Previous Post

Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Penyebabnya

Next Post

Cristiano Ronaldo Pecah Telur, Kolombia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Related Posts

Ekbis

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Berkapasitas 100 GW

23 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

22 September 2026
Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment
Ekbis

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

22 September 2026
Saham SMLE Dilirik Investor Strategis
Ekbis

Saham SMLE Dilirik Investor Strategis

22 September 2026
Petrokimia Gresik Raih Paten Inovasi Silika
Ekbis

Petrokimia Gresik Raih Paten Inovasi Silika

22 September 2026
Menengs Buka Peluang Affiliate Marketing bagi Warga Banjar
Ekbis

Menengs Buka Peluang Affiliate Marketing bagi Warga Banjar

21 September 2026
Next Post
Cristiano Ronaldo Pecah Telur, Kolombia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Pecah Telur, Kolombia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini