Saturday, November 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

China Sebut Mata-Mata Asing Gunakan Hewan Laut untuk Intai Perairan

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
23 June 2026
in Tek & Oto
Menteri ESDM Beberkan Penyebab Gangguan Kelistrikan di Sejumlah Daerah

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Keamanan Negara China mengklaim badan intelijen asing menggunakan kura-kura dan ikan yang dipasangi sensor untuk melakukan aktivitas spionase di perairannya. Hewan-hewan tersebut disebut dimanfaatkan untuk mengumpulkan data kelautan yang dinilai sensitif bagi keamanan nasional.  

Dalam pernyataannya, otoritas China menyebut hewan laut berukuran besar ditemukan membawa perangkat pemantau di beberapa wilayah perairan. Sensor tersebut diduga merekam informasi mengenai suhu air, tingkat salinitas, hingga arus laut secara real time sebelum dikirim melalui satelit.  

BACA JUGA

Elon Musk Perluas Bisnis Starlink ke Jaringan Seluler 5G

Canva Pangkas 1.271 Karyawan dalam Perombakan Organisasi

Data yang dikumpulkan diyakini dapat digunakan untuk membuat peta bawah laut secara rinci. Menurut pemerintah China, informasi tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk mengidentifikasi titik lemah pertahanan pesisir negara itu.  

Selain menggunakan hewan laut, China juga menuduh badan intelijen asing memanfaatkan pelampung pintar dan kendaraan laut bertenaga surya. Perangkat-perangkat tersebut diklaim mampu mengumpulkan data oseanografi sekaligus memantau aktivitas di pelabuhan secara langsung.  

Meski melontarkan tuduhan tersebut, pemerintah China tidak menyebut negara maupun organisasi intelijen yang diduga berada di balik operasi itu. Otoritas juga belum mempublikasikan bukti rinci mengenai penemuan perangkat yang dipasang pada hewan laut tersebut.  

Kementerian Keamanan Negara kemudian mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, untuk melaporkan apabila menemukan pelampung atau benda mencurigakan di laut. Langkah itu disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan terhadap keamanan maritim China.  

Tuduhan terkait aktivitas spionase bukan kali pertama muncul di tengah hubungan yang memanas antara China dan negara-negara Barat. Dalam beberapa tahun terakhir, kedua belah pihak kerap saling melontarkan tuduhan mengenai operasi intelijen dan pencurian data.  

Pernyataan terbaru pemerintah China kembali memicu perhatian dunia terhadap persaingan teknologi dan keamanan di kawasan. Isu penggunaan teknologi canggih dalam aktivitas intelijen diperkirakan akan terus menjadi salah satu tantangan utama dalam dinamika geopolitik global.  

Tags: ChinaHeadlineikan mata-matakeamanan nasional Chinakura-kura mata-matamata-mataMetapos.idspionase
Previous Post

Prabowo Tetapkan UU Polri Baru, Masa Dinas dan Penempatan Anggota Disesuaikan

Next Post

Setelah Dua Tahun Debut, Agensi Umumkan ARrC Bubar

Related Posts

Elon Musk Perluas Bisnis Starlink ke Jaringan Seluler 5G
Tek & Oto

Elon Musk Perluas Bisnis Starlink ke Jaringan Seluler 5G

6 November 2026
Canva Pangkas 1.271 Karyawan dalam Perombakan Organisasi
Tek & Oto

Canva Pangkas 1.271 Karyawan dalam Perombakan Organisasi

5 November 2026
Cedera Rahang Membaik, Emiliano Martinez Siap Kembali ke Chelsea
Tek & Oto

SpaceX Siapkan Puluhan Ribu Menara 5G di Amerika Serikat

5 November 2026
Waspada SMS of Death, Android Bisa Restart Terus-Menerus
Tek & Oto

Waspada SMS of Death, Android Bisa Restart Terus-Menerus

3 November 2026
Samsung dikabarkan akan menghadirkan kembali kamera bawah layar pada ponsel lipat terbarunya tahun depan, dengan tantangan kualitas foto selfie.
Tek & Oto

Kamera Tersembunyi Bakal Hadir di Galaxy Z Fold Terbaru

2 November 2026
Tiongkok menyiapkan misi pendaratan berawak di Bulan dengan skema dua peluncuran yang melibatkan Long March-10, Mengzhou, dan Lanyue.
Tek & Oto

Tiongkok Ungkap Strategi Dua Peluncuran ke Bulan

2 November 2026
Next Post
Setelah Dua Tahun Debut, Agensi Umumkan ARrC Bubar

Setelah Dua Tahun Debut, Agensi Umumkan ARrC Bubar

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini