Saturday, August 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

China Sebut Mata-Mata Asing Gunakan Hewan Laut untuk Intai Perairan

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
23 June 2026
in Tek & Oto
Menteri ESDM Beberkan Penyebab Gangguan Kelistrikan di Sejumlah Daerah

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Keamanan Negara China mengklaim badan intelijen asing menggunakan kura-kura dan ikan yang dipasangi sensor untuk melakukan aktivitas spionase di perairannya. Hewan-hewan tersebut disebut dimanfaatkan untuk mengumpulkan data kelautan yang dinilai sensitif bagi keamanan nasional.  

Dalam pernyataannya, otoritas China menyebut hewan laut berukuran besar ditemukan membawa perangkat pemantau di beberapa wilayah perairan. Sensor tersebut diduga merekam informasi mengenai suhu air, tingkat salinitas, hingga arus laut secara real time sebelum dikirim melalui satelit.  

BACA JUGA

Peneliti Temukan Kayu Purba Berusia 300 Juta Tahun, Ini Faktanya

Penjualan Galaxy Z Fold 8 Ultra Dimulai, Pre-order Tembus Rekor Baru

Data yang dikumpulkan diyakini dapat digunakan untuk membuat peta bawah laut secara rinci. Menurut pemerintah China, informasi tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk mengidentifikasi titik lemah pertahanan pesisir negara itu.  

Selain menggunakan hewan laut, China juga menuduh badan intelijen asing memanfaatkan pelampung pintar dan kendaraan laut bertenaga surya. Perangkat-perangkat tersebut diklaim mampu mengumpulkan data oseanografi sekaligus memantau aktivitas di pelabuhan secara langsung.  

Meski melontarkan tuduhan tersebut, pemerintah China tidak menyebut negara maupun organisasi intelijen yang diduga berada di balik operasi itu. Otoritas juga belum mempublikasikan bukti rinci mengenai penemuan perangkat yang dipasang pada hewan laut tersebut.  

Kementerian Keamanan Negara kemudian mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, untuk melaporkan apabila menemukan pelampung atau benda mencurigakan di laut. Langkah itu disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan terhadap keamanan maritim China.  

Tuduhan terkait aktivitas spionase bukan kali pertama muncul di tengah hubungan yang memanas antara China dan negara-negara Barat. Dalam beberapa tahun terakhir, kedua belah pihak kerap saling melontarkan tuduhan mengenai operasi intelijen dan pencurian data.  

Pernyataan terbaru pemerintah China kembali memicu perhatian dunia terhadap persaingan teknologi dan keamanan di kawasan. Isu penggunaan teknologi canggih dalam aktivitas intelijen diperkirakan akan terus menjadi salah satu tantangan utama dalam dinamika geopolitik global.  

Tags: ChinaHeadlineikan mata-matakeamanan nasional Chinakura-kura mata-matamata-mataMetapos.idspionase
Previous Post

Prabowo Tetapkan UU Polri Baru, Masa Dinas dan Penempatan Anggota Disesuaikan

Next Post

Setelah Dua Tahun Debut, Agensi Umumkan ARrC Bubar

Related Posts

kayu fosil 300 juta tahun
Tek & Oto

Peneliti Temukan Kayu Purba Berusia 300 Juta Tahun, Ini Faktanya

7 August 2026
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Tek & Oto

Penjualan Galaxy Z Fold 8 Ultra Dimulai, Pre-order Tembus Rekor Baru

7 August 2026
Telkomsel Braze AI
Tek & Oto

Telkomsel Gandeng Braze, Hadirkan Interaksi Pelanggan Real-Time Berbasis AI

7 August 2026
Meta Muse Code
Tek & Oto

Meta Perkenalkan Muse Code, Agen AI Baru Khusus Developer

6 August 2026
iOS 27 Dual Capture FaceTime
Tek & Oto

FaceTime di iOS 27 Kini Dukung Dual Capture Khusus iPhone 17 ke Atas

6 August 2026
spaceX
Tek & Oto

Saham SpaceX Anjlok usai Biaya Investasi AI Membengkak

5 August 2026
Next Post
Setelah Dua Tahun Debut, Agensi Umumkan ARrC Bubar

Setelah Dua Tahun Debut, Agensi Umumkan ARrC Bubar

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini