Friday, July 31, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Harga Pertamax Naik, Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tetap Aman

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
15 June 2026
in Ekbis
Anggota Komisi VII DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Harga BBM Bersubsidi

Metapos.id, Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan BBM bersubsidi jenis Pertalite tetap aman di seluruh jaringan SPBU di Indonesia. Kepastian tersebut disampaikan di tengah penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku sejak 10 Juni 2026.  

Harga Pertamax (RON 92) resmi naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan harga dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.  

BACA JUGA

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha

Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026

Meski terjadi kenaikan pada sejumlah BBM nonsubsidi, Pertamina menegaskan harga Pertalite tidak mengalami perubahan. Produk BBM bersubsidi tersebut tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter sesuai ketentuan yang berlaku.  

Selain Pertalite, harga Biosolar subsidi juga masih dipertahankan pada level Rp6.800 per liter. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga akses masyarakat terhadap energi dengan harga yang terjangkau.  

Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah evaluasi berkala. Faktor yang dipertimbangkan antara lain perkembangan harga minyak mentah dunia serta harga pasar keekonomian.  

Perusahaan juga memastikan distribusi BBM tetap berjalan normal di seluruh wilayah Indonesia. Pasokan Pertamax, Pertamax Green, maupun Pertalite disebut berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.  

Kenaikan harga Pertamax menjadi yang pertama sejak konflik Timur Tengah mendorong lonjakan harga energi global. Meski demikian, pemerintah menilai dampaknya terhadap inflasi relatif terbatas karena BBM tersebut tidak digunakan sebagai bahan bakar utama transportasi umum.  

Masyarakat diimbau untuk memperoleh informasi terkait harga BBM melalui kanal resmi Pertamina dan aplikasi MyPertamina. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat terkait perubahan harga maupun ketersediaan pasokan BBM.  

Tags: BBM non subsidiHarga BBMHeadlineMetapos.idPertalitePertamaxPertamax greenPertaminaSPBU Pertamina
Previous Post

Hoshi SEVENTEEN Rayakan Ulang Tahun dengan Rilis Single Baru “Snapback”

Next Post

RDP Komisi IX dan BGN Fokus pada Rencana Anggaran Tahun 2027

Related Posts

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha
Ekbis

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha

31 July 2026
Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026
Ekbis

Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026

30 July 2026
Kementerian ESDM menyebut proyek LNG Abadi Masela menjadi bukti pemerataan pembangunan dari Indonesia Timur sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Ekbis

LNG Abadi Masela Perkuat Ketahanan Energi dan Dorong Ekonomi Indonesia Timur

29 July 2026
Bank Mandiri Taspen Tingkatkan Layanan Pensiun Lewat Sinergi dengan Pemprov Jabar
Ekbis

Bank Mandiri Taspen Tingkatkan Layanan Pensiun Lewat Sinergi dengan Pemprov Jabar

29 July 2026
RDN Nasabah Diduga Raib, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA di PN Jakarta Pusat
Ekbis

RDN Nasabah Diduga Raib, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA di PN Jakarta Pusat

27 July 2026
Rupiah Sentuh Level Rp18.000 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global
Ekbis

Rupiah Sentuh Level Rp18.000 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global

27 July 2026
Next Post
RDP Komisi IX dan BGN Fokus pada Rencana Anggaran Tahun 2027

RDP Komisi IX dan BGN Fokus pada Rencana Anggaran Tahun 2027

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini