Thursday, September 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

AS Luncurkan Serangan Baru ke Iran, Ketegangan Timur Tengah Memanas Lagi

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
11 June 2026
in Internasional
Harga Batu Bara Kembali Menguat, Permintaan Global Masih Tinggi

Metapos.id, Jakarta – Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer terhadap sejumlah target di Iran pada 10 Juni 2026. Operasi tersebut diumumkan oleh Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) dan disebut sebagai respons terhadap tindakan yang dinilai sebagai agresi berkelanjutan dari Iran.  

Menurut CENTCOM, serangan dimulai sekitar pukul 17.15 EDT atas arahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Militer AS menyebut operasi tersebut sebagai “serangan pertahanan diri tambahan” yang ditujukan ke beberapa lokasi di wilayah Iran.  

BACA JUGA

Feri Terbakar di Filipina, 5 Tewas

Pakar Ragukan Perang Iran Berakhir Usai Pemilu AS

Serangan terbaru ini terjadi setelah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, konflik memanas menyusul insiden jatuhnya helikopter Apache milik AS di kawasan dekat Selat Hormuz.  

Pemerintah AS menuduh Iran terlibat dalam rangkaian aksi yang mengancam kepentingan dan pasukan Amerika di kawasan. Namun, pihak Iran membantah sejumlah tuduhan tersebut dan menyebut tindakan militer AS sebagai pelanggaran terhadap upaya perdamaian yang sedang berlangsung.  

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebelumnya mengindikasikan bahwa operasi militer akan menyasar fasilitas-fasilitas penting di Iran. Ia menegaskan bahwa respons Washington akan dilakukan secara tegas terhadap setiap ancaman yang dianggap membahayakan keamanan Amerika Serikat.  

Di sisi lain, media Iran melaporkan adanya ledakan di beberapa wilayah selatan negara tersebut setelah serangan berlangsung. Hingga kini, belum ada laporan resmi yang merinci jumlah korban maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan.  

Ketegangan di Timur Tengah juga memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan dan jalur perdagangan energi global. Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur distribusi minyak terpenting dunia kembali menjadi pusat perhatian pasar internasional.  

Perkembangan terbaru ini menunjukkan bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Iran masih jauh dari mereda. Komunitas internasional kini memantau situasi dengan cermat karena eskalasi lebih lanjut berpotensi memengaruhi keamanan regional maupun perekonomian global. 

Tags: AS serang IranCENTCOMDonald TrumpHeadlineIrankonflik AS IranMetapos.idTimur Tengah
Previous Post

Cristiano Ronaldo Masih Jadi Pesepakbola Bergaji Tertinggi di Dunia

Next Post

Harga Batu Bara Kembali Menguat, Permintaan Global Masih Tinggi

Related Posts

Kapal feri M/V June Aster terbakar di perairan Palawan, Filipina. Lima orang tewas dan puluhan lainnya masih dalam pencarian.
Internasional

Feri Terbakar di Filipina, 5 Tewas

10 September 2026
Pakar meragukan klaim Donald Trump bahwa perang AS-Iran akan berakhir setelah pemilu sela Amerika Serikat pada November 2026.
Internasional

Pakar Ragukan Perang Iran Berakhir Usai Pemilu AS

10 September 2026
Kasus Ebola di Kongo mencapai 6.757 dengan 3.267 kematian sejak awal wabah. Inggris menyalurkan bantuan untuk memperkuat penanganan.
Internasional

Wabah Ebola Kongo Capai 3.267 Kematian

10 September 2026
Sebanyak 110 warga negara asing yang menjadi buron Interpol diketahui bersembunyi di Korea Selatan, dengan kasus penipuan menjadi pelanggaran terbanyak.
Internasional

110 Buron Interpol Terdeteksi Bersembunyi di Korea Selatan

9 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penerbangan dialihkan ke enam bandara alternatif.
Internasional

Menara Eiffel Mendadak Tutup, Ini Penyebabnya

8 September 2026
Hijab Dilarang di Sekolah, Negara Ini Ungkap Alasannya
Internasional

Hijab Dilarang di Sekolah, Negara Ini Ungkap Alasannya

8 September 2026
Next Post
Harga Batu Bara Kembali Menguat, Permintaan Global Masih Tinggi

Harga Batu Bara Kembali Menguat, Permintaan Global Masih Tinggi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini