Sunday, July 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Teknologi Pirolisis BRIN Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
10 June 2026
in Tek & Oto
Olahraga 5 Menit yang Rutin Dilakukan Lansia Jepang untuk Tetap Bugar

Metapos.id, Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan teknologi yang mampu mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak alternatif jenis solar. Inovasi tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi timbunan sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.  

BRIN menyerahkan mesin pirolisis kepada Kelompok Swadaya Mandiri Pilah Berkah di Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mesin tersebut mampu mengolah satu kilogram sampah plastik menjadi sekitar 0,8 hingga 0,9 liter solar alternatif yang disebut Petasol.  

BACA JUGA

Ambisi AI Makin Besar, OpenAI Naikkan Belanja Pusat Data Jadi USD750 Miliar

Beli iPhone Kini Bisa Langganan, Apple Segera Luncurkan Apple Upgrade

Periset BRIN Heru Susanto menjelaskan bahwa teknologi yang digunakan adalah pirolisis. Metode ini memanfaatkan pemanasan pada suhu tinggi antara 250 hingga 350 derajat Celsius dengan sedikit atau tanpa oksigen untuk mengurai material plastik.  

Melalui proses tersebut, plastik akan berubah menjadi fase gas, cair, dan padat sebelum akhirnya menghasilkan bahan bakar. Waktu yang dibutuhkan untuk mengolah plastik menjadi solar diperkirakan mencapai tujuh hingga delapan jam.  

Inovasi ini berawal dari banyaknya sampah plastik residu yang sulit dijual dan hanya memiliki nilai ekonomi rendah. Sebagian besar sampah tersebut biasanya dihargai sekitar Rp100 hingga Rp200 per kilogram sehingga kurang diminati pelaku daur ulang.  

BRIN kemudian bekerja sama dengan Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Bantul untuk mengembangkan pemanfaatan sampah plastik menjadi sumber energi alternatif. Langkah tersebut diharapkan mampu mengubah limbah yang tidak bernilai menjadi produk yang lebih bermanfaat.  

Selain menawarkan solusi lingkungan, teknologi ini juga memiliki potensi keuntungan ekonomi yang cukup besar. Biaya produksi diperkirakan hanya sekitar Rp3.000 hingga Rp4.000 per liter, sementara hasil solar dapat bernilai hingga Rp10.000 per liter.  

Meski demikian, tidak semua jenis plastik dapat diproses menggunakan teknologi pirolisis tersebut. Plastik jenis PVC tidak direkomendasikan karena mengandung klorin yang berpotensi menghasilkan asap berbahaya saat dibakar.  

Tags: BantulBRINenergi alternatifHeadlineMetapos.idPetasolpirolisissampah plastik jadi solar
Previous Post

Dua Kru Apache Amerika Berhasil Diselamatkan Usai Insiden di Selat Hormuz

Next Post

Menteri PKP Tekankan Penyaluran Huntara Warga Bantaran Rel Harus Sesuai Kriteria

Related Posts

Ambisi AI Makin Besar, OpenAI Naikkan Belanja Pusat Data Jadi USD750 Miliar
Tek & Oto

Ambisi AI Makin Besar, OpenAI Naikkan Belanja Pusat Data Jadi USD750 Miliar

23 July 2026
Pengusutan Korupsi Bea Cukai Berlanjut, KPK Terbitkan Dua Sprindik Baru
Tek & Oto

Beli iPhone Kini Bisa Langganan, Apple Segera Luncurkan Apple Upgrade

22 July 2026
Dunia Dilanda Krisis, Jumlah Orang Kaya Korea Selatan Malah Melonjak
Tek & Oto

Dunia Dilanda Krisis, Jumlah Orang Kaya Korea Selatan Malah Melonjak

22 July 2026
Spesifikasi BYD Fang Cheng Bao Formula S, EV Sport Berjarak Tempuh 900 Km
Tek & Oto

Spesifikasi BYD Fang Cheng Bao Formula S, EV Sport Berjarak Tempuh 900 Km

20 July 2026
Harry Kane Ingin Inggris Lebih Klinis Demi Singkirkan Argentina di Semifinal
Tek & Oto

OpenAI Garap Smart Speaker AI dengan ChatGPT, Rilis Tahun 2027

16 July 2026
Menkomdigi: Pembatasan Gadget di Sekolah Bukan Larangan, tapi Perlindungan Anak
Tek & Oto

Menkomdigi: Pembatasan Gadget di Sekolah Bukan Larangan, tapi Perlindungan Anak

16 July 2026
Next Post
Menteri PKP Tekankan Penyaluran Huntara Warga Bantaran Rel Harus Sesuai Kriteria

Menteri PKP Tekankan Penyaluran Huntara Warga Bantaran Rel Harus Sesuai Kriteria

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini