Friday, October 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlangsung 14 Hari, Pengendara Diminta Lebih Tertib

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
8 June 2026
in Nasional
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlangsung 14 Hari, Pengendara Diminta Lebih Tertib

Metapos.id, Jakarta – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya resmi menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua pekan untuk mendorong kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

Melalui operasi tersebut, kepolisian berupaya menekan angka pelanggaran sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. Karena itu, petugas akan meningkatkan pengawasan di sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran.

BACA JUGA

357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut

Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin

Selama pelaksanaan operasi, polisi memusatkan perhatian pada 13 jenis pelanggaran yang kerap ditemukan. Pelanggaran tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Daftar pelanggaran yang menjadi sasaran meliputi penggunaan telepon seluler saat mengemudi, berboncengan lebih dari satu orang di sepeda motor, tidak memakai helm berstandar SNI, dan tidak mengenakan sabuk pengaman.

Selain itu, petugas juga akan menindak pengendara yang melawan arus, melampaui batas kecepatan, serta menggunakan kendaraan tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB).

Tidak hanya itu, pelanggaran terhadap marka jalan, rambu lalu lintas, dan lampu merah juga masuk dalam prioritas penegakan hukum. Sementara itu, pengendara yang memasuki jalur busway tanpa izin akan tetap menjadi perhatian petugas.

Polisi juga mengawasi praktik parkir sembarangan, penggunaan knalpot brong, serta kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan spesifikasi teknis. Dengan demikian, pengawasan dapat menjangkau berbagai bentuk pelanggaran yang masih sering terjadi.

Untuk mendukung pelaksanaan operasi, Polda Metro Jaya menerapkan beberapa pola penindakan. Selain mengandalkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), petugas juga melakukan pemeriksaan langsung di lapangan.

Langkah tersebut memungkinkan pengawasan menjangkau wilayah yang belum sepenuhnya tercover perangkat ETLE. Di sisi lain, pemeriksaan langsung membantu petugas menindak pelanggaran yang tidak terpantau kamera elektronik.

Polda Metro Jaya menetapkan porsi penindakan sebesar 60 persen melalui ETLE, 30 persen non-ETLE, dan 10 persen teguran simpatik. Melalui kombinasi tersebut, kepolisian berharap penegakan aturan berjalan lebih efektif.

Selain melakukan penindakan, polisi juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas. Dengan mematuhi aturan yang berlaku, pengguna jalan dapat ikut menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak.

Tags: Ditlantas Polda Metro JayaETleMetapos.idOperasi Patuh Jaya 2026pelanggaran lalu lintasPolda Metro JayaTilang ElektronikTMC Polda Metro Jaya
Previous Post

RUU Polri 2026: Pemerintah Usulkan Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun

Next Post

Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Ryamizard Ryacudu

Related Posts

357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut
Nasional

357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut

22 October 2026
Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin
Nasional

Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin

22 October 2026
Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah
Nasional

Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah

22 October 2026
MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi
Nasional

MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi

22 October 2026
Rini Widyantini Pastikan Penyaluran Gaji PNS Tak Dialihkan ke Kopdes
Nasional

Rini Widyantini Pastikan Penyaluran Gaji PNS Tak Dialihkan ke Kopdes

22 October 2026
BKSDA Jawa Tengah merekam seekor macan tutul Jawa di Cagar Alam Nusakambangan Barat saat pemantauan pada 12–15 Oktober 2026.
Nasional

BKSDA Pantau Keberadaan Macan Tutul Jawa di Nusakambangan

21 October 2026
Next Post
Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Ryamizard Ryacudu

Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Ryamizard Ryacudu

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini