Wednesday, July 22, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Hubungan Dagang Memanas, China Protes Kebijakan Baru AS

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
5 June 2026
in Ekbis, Internasional
Hubungan Dagang Memanas, China Protes Kebijakan Baru AS

Screenshot

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah China menyatakan penolakan keras terhadap kebijakan pembatasan perdagangan sepihak yang diterapkan Amerika Serikat. Langkah tersebut dilakukan Washington dengan alasan adanya dugaan praktik kerja paksa yang melibatkan sejumlah sektor di China.

Pernyataan resmi tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Perdagangan China, He Yongqian, dalam konferensi pers rutin pada 4 Juni 2026. Tanggapan itu muncul setelah adanya wacana tarif tambahan dari AS terhadap negara yang dituding menerapkan sistem kerja paksa.

BACA JUGA

Bos DJP Tegaskan TNI-Polri Tidak Dilibatkan untuk Memeriksa atau Menagih Pajak

Buaya Nil Bakal Jadi Pengaman Penjara? Ini Rencana Kontroversial Israel

Menurut He Yongqian, China secara konsisten menentang berbagai bentuk pembatasan perdagangan sepihak. Beijing menilai kebijakan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat dan berpotensi mengganggu hubungan ekonomi internasional.

China juga mengkritik penggunaan penyelidikan Pasal 301 atau Section 301 oleh Amerika Serikat sebagai dasar pengambilan kebijakan perdagangan. Pemerintah China menilai langkah tersebut lebih mencerminkan pendekatan proteksionisme dibandingkan kerja sama ekonomi yang sehat.

Dalam keterangannya, He menegaskan bahwa China telah berulang kali menyampaikan keberatan atas kebijakan serupa sebelumnya. Pemerintah China bahkan menyatakan telah melayangkan protes resmi terhadap berbagai pembatasan yang dianggap merugikan kepentingan negaranya.

Selain menolak kebijakan tersebut, China juga mendesak Amerika Serikat untuk mengubah pendekatan dalam menyelesaikan perbedaan ekonomi. Beijing menilai dialog dan komunikasi konstruktif menjadi jalan yang lebih efektif dibandingkan tekanan sepihak.

Kementerian Perdagangan China menekankan pentingnya kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua negara. Hubungan ekonomi yang stabil dinilai memiliki dampak besar terhadap perdagangan global dan pertumbuhan ekonomi dunia.

China berharap Amerika Serikat dapat bekerja sama untuk menjaga stabilitas hubungan bilateral di masa depan. Langkah tersebut dianggap penting guna mengurangi ketegangan dagang sekaligus menciptakan kepastian bagi pelaku usaha internasional.

Tags: Amerika SerikatChinaEkonomi globalHeadlinehubungan dagang China ASkerja paksaMetapos.idsanksi dagangtarif AS
Previous Post

Prakiraan Cuaca Indonesia 5 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan hingga Cuaca Berawan

Next Post

Oppo dan Vivo Kembangkan Kamera Saku 200MP untuk Kreator Konten

Related Posts

Bos DJP Tegaskan TNI-Polri Tidak Dilibatkan untuk Memeriksa atau Menagih Pajak
Ekbis

Bos DJP Tegaskan TNI-Polri Tidak Dilibatkan untuk Memeriksa atau Menagih Pajak

22 July 2026
Rodri Ukir Kisah Inspiratif usai Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Internasional

Buaya Nil Bakal Jadi Pengaman Penjara? Ini Rencana Kontroversial Israel

21 July 2026
Argentina Libur Nasional Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasan Presiden Milei
Internasional

Argentina Libur Nasional Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasan Presiden Milei

20 July 2026
Spesifikasi BYD Fang Cheng Bao Formula S, EV Sport Berjarak Tempuh 900 Km
Internasional

Jepang Akan Kirim Peralatan Militer ke Kamboja untuk Pertama Kalinya

20 July 2026
Dokter Ungkap Tanda Awal Penyakit Liver yang Sering Disangka GERD
Internasional

AS Disebut Dukung Arab Saudi Perkaya Uranium, Ini Faktanya

19 July 2026
Polemik Spanduk Falkland, Gedung Putih Dukung Argentina Meski FIFA Bersiap Bertindak
Internasional

Polemik Spanduk Falkland, Gedung Putih Dukung Argentina Meski FIFA Bersiap Bertindak

19 July 2026
Next Post
Hubungan Dagang Memanas, China Protes Kebijakan Baru AS

Oppo dan Vivo Kembangkan Kamera Saku 200MP untuk Kreator Konten

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini