• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Metapos
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Lifestyle
  • Makro
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Galeri
  • Vidio
  • Komunitas
No Result
View All Result
Metapos
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Lifestyle
  • Makro
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Galeri
  • Vidio
  • Komunitas
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Impor Jagung Turun, Ini Kata Presiden Jokowi

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
3 October 2022
in Ekbis
Jokowi Berencana Larang Ekspor Bauksit
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pamer pencapaian pemerintah dalam menekan impor jagung. Kata Jokowi, Indonesia dulunya mengimpor jagung sebanyak 3,5 juta ton per tahun. Namun, dalam tujuh tahun terakhir turun menjadi 800 ribu ton saja per tahun.

“Tadi saya melihat yang saya kagum, urusan jagung. Jagung itu sudah sekian tahun kita impor 3,5 juta ton per tahun, dan sudah 7 tahun ini sudah anjlok impor kita tinggal 800 ribu ton per tahun. Saya kagum,” kata Jokowi dalam peluncuran acara peluncuran Gerakan Kemitraan Eksklusif untuk UMKM Naik Kelas, Senin, 3 Oktober.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan bahwa pencapaian tersebut tak terlepas dari pendampingan terhadap petani. Alhasil, produksi petani jagung lokal meningkat.

Dimana setiap 1 hektare lahan yang semula menghasilkan 4 ton jagung, kini bisa meningkat dua kali lipat jadi 8 ton. “Karena apa? petani jagung ada yang mendampingi, petani jagung ada yang mengawal,” jelasnya.

Kata Jokowi, ongkos produksi jagung hanya Rp1.800 sampai Rp1.900 per kilogram. “Itu yang yang saya tahu saat saya ke Dompu (NTB) jualnya bisa Rp3.800 per kilogram. Untung sudah 100 persen,” tuturnya.

Karena hal ini, Jokowi tak ingin model pembinaan dilakukan untuk petani komoditas jagung saja. Ia ingin model ini juga dilakukan pada komoditas lain seperti padi, porang dan singkong.

“Ini jangan di jagung saja harusnya komoditas yang lain harus didampingi dengan pola yang sama, kalau jagung bisa mestinya padi bisa, singkong bisa, kopi bisa, porang bisa dan itu jadi tugas perusahaan-perusahan besar,” katanya.

Jokowi juga memberi peringatan kepada perusahaan-perusahaan besar agar peduli pada usaha kecil di lingkungan mereka beroperasi. Salah satu bentuknya yaitu dengan kemitraan agar kualitas bisnis dan produk dari usaha kecil.

“Jangan sampai ada perusahaan besar di satu daerah pabriknya kelihatan tinggi dan besar, lingkungan (sekitarnya) miskin,” ucapnya.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download samsung firmware
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Impor jagungMetapos.idPresiden Jokowi
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Rahasia Umur Panjang Nenek 105 Tahun di London: Tetap Aktif dengan Yoga

Rahasia Umur Panjang Nenek 105 Tahun di London: Tetap Aktif dengan Yoga

by Desti Dwi Natasya
30 August 2025
0

Metapos.id, Jakarta – Seorang perempuan lanjut usia asal Stratford, London Timur, Inggris, bernama Daisy Taylor kini berusia 105 tahun dan...

Pernyataan Lengkap Puan Maharani soal Insiden Ojol Affan Kurniawan

Pernyataan Lengkap Puan Maharani soal Insiden Ojol Affan Kurniawan

by Desti Dwi Natasya
30 August 2025
0

Metapos.id, Jakarta – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pengemudi ojek online (ojol), Affan...

Wah Baru Tahu! Ternyata Uang Rp50.000 Bisa Jadi Cuan 100 Kali Lipat Kalau Punya Nomor Seri Cantik

Wah Baru Tahu! Ternyata Uang Rp50.000 Bisa Jadi Cuan 100 Kali Lipat Kalau Punya Nomor Seri Cantik

by Desti Dwi Natasya
30 August 2025
0

Metapos.id, Jakarta – Siapa sangka, lembaran uang Rp50.000 yang biasa kita gunakan untuk belanja ternyata bisa menjadi ladang cuan berlipat...

Tau Gak Sih? Ternyata 22 Daerah di NTT Ini Dihuni Wanita Cantik, Ini Datanya

Tau Gak Sih? Ternyata 22 Daerah di NTT Ini Dihuni Wanita Cantik, Ini Datanya

by Desti Dwi Natasya
30 August 2025
0

Metapos.id, Jakarta – Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu dari 34 provinsi di Indonesia dengan ibu kota berada di...

Next Post
Inflasi Juli Tembus 4,94 Persen, Tertinggi Sejak Oktober 2015

BPS Sebut Dampak Kenaikan Harga BBM Hanya Dua Bulan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Perusahaan Wajib Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Dilarang Dicicil!

Menaker Ida Fauziyah Minta Pemda Awasi Penyaluran THR

19 March 2024
Bank Indonesia Sebut Nilai Tukar Rupiah Paling Stabil di Dunia

RI-Korsel Sepakat Pakai Uang Lokal untuk Transaksi

3 May 2023

Trending.

Mulai 17 Agustus, Transaksi Digital Akan Terhubung ke NIK dan Terpantau oleh Sistem Pajak Nasional

Mulai 17 Agustus, Transaksi Digital Akan Terhubung ke NIK dan Terpantau oleh Sistem Pajak Nasional

1 August 2025
Benarkah WhatsApp Call Akan Kena Tarif Premium? Ini Faktanya

Benarkah WhatsApp Call Akan Kena Tarif Premium? Ini Faktanya

5 August 2025
BNI Dorong Literasi Digital dan Inklusi Keuangan di Pasar Pademangan Timur

BNI Dorong Literasi Digital dan Inklusi Keuangan di Pasar Pademangan Timur

9 August 2025
Laba MRT Jakarta di 2024 Turun 50,98 Persen

Laba MRT Jakarta di 2024 Turun 50,98 Persen

30 May 2025
Cara Seru BNI Tingkatkan Literasi Digital Pedagang dan Pengunjung Pasar Tebet Timur

Cara Seru BNI Tingkatkan Literasi Digital Pedagang dan Pengunjung Pasar Tebet Timur

2 August 2025
Metapos Media

© 2022 Metapos Media

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Lifestyle
  • Makro
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Galeri
  • Vidio
  • Komunitas

© 2022 Metapos Media