• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, March 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Impor Jagung Turun, Ini Kata Presiden Jokowi

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
3 October 2022
in Ekbis
Jokowi Berencana Larang Ekspor Bauksit
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pamer pencapaian pemerintah dalam menekan impor jagung. Kata Jokowi, Indonesia dulunya mengimpor jagung sebanyak 3,5 juta ton per tahun. Namun, dalam tujuh tahun terakhir turun menjadi 800 ribu ton saja per tahun.

“Tadi saya melihat yang saya kagum, urusan jagung. Jagung itu sudah sekian tahun kita impor 3,5 juta ton per tahun, dan sudah 7 tahun ini sudah anjlok impor kita tinggal 800 ribu ton per tahun. Saya kagum,” kata Jokowi dalam peluncuran acara peluncuran Gerakan Kemitraan Eksklusif untuk UMKM Naik Kelas, Senin, 3 Oktober.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan bahwa pencapaian tersebut tak terlepas dari pendampingan terhadap petani. Alhasil, produksi petani jagung lokal meningkat.

Dimana setiap 1 hektare lahan yang semula menghasilkan 4 ton jagung, kini bisa meningkat dua kali lipat jadi 8 ton. “Karena apa? petani jagung ada yang mendampingi, petani jagung ada yang mengawal,” jelasnya.

Kata Jokowi, ongkos produksi jagung hanya Rp1.800 sampai Rp1.900 per kilogram. “Itu yang yang saya tahu saat saya ke Dompu (NTB) jualnya bisa Rp3.800 per kilogram. Untung sudah 100 persen,” tuturnya.

Karena hal ini, Jokowi tak ingin model pembinaan dilakukan untuk petani komoditas jagung saja. Ia ingin model ini juga dilakukan pada komoditas lain seperti padi, porang dan singkong.

“Ini jangan di jagung saja harusnya komoditas yang lain harus didampingi dengan pola yang sama, kalau jagung bisa mestinya padi bisa, singkong bisa, kopi bisa, porang bisa dan itu jadi tugas perusahaan-perusahan besar,” katanya.

Jokowi juga memberi peringatan kepada perusahaan-perusahaan besar agar peduli pada usaha kecil di lingkungan mereka beroperasi. Salah satu bentuknya yaitu dengan kemitraan agar kualitas bisnis dan produk dari usaha kecil.

“Jangan sampai ada perusahaan besar di satu daerah pabriknya kelihatan tinggi dan besar, lingkungan (sekitarnya) miskin,” ucapnya.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lenevo firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: Impor jagungMetapos.idPresiden Jokowi
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

KBI Perkuat Sosialisasi Is-Ware Next Gen Jelang Musim Panen 2026

KBI Perkuat Sosialisasi Is-Ware Next Gen Jelang Musim Panen 2026

by Rahmat Herlambang
9 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI), anggota holding BUMN Danareksa, terus memperkuat perannya dalam mendukung swasembada pangan nasional...

Nadiem Bantah Isu Penghasilan Rp6 Triliun, Sebut Salah Tafsir Data SPT

Nadiem Bantah Isu Penghasilan Rp6 Triliun, Sebut Salah Tafsir Data SPT

by Rahmat Herlambang
9 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim memberikan klarifikasi terkait isu lonjakan penghasilan sebesar...

BEI Hadirkan Mode Syariah di Aplikasi IDX Mobile untuk Permudah Investor

BEI Hadirkan Mode Syariah di Aplikasi IDX Mobile untuk Permudah Investor

by Rahmat Herlambang
9 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan fitur mode syariah pada aplikasi IDX Mobile sebagai upaya memperluas akses...

Sidang Isbat Penentuan Idulfitri 1447 H Digelar 19 Maret 2026, Potensi Perbedaan Lebaran Masih Ada

Sidang Isbat Penentuan Idulfitri 1447 H Digelar 19 Maret 2026, Potensi Perbedaan Lebaran Masih Ada

by Taufik Hidayat
9 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal 1 Syawal 1447 Hijriah...

Next Post
Inflasi Juli Tembus 4,94 Persen, Tertinggi Sejak Oktober 2015

BPS Sebut Dampak Kenaikan Harga BBM Hanya Dua Bulan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

BTN Syariah Dukung Pembiayaan Rumah Bagi Warga Muhammadiyah

BTN Syariah Dukung Pembiayaan Rumah Bagi Warga Muhammadiyah

25 July 2023
Shell Pilih Turunkan Harga BBM, Ini Rinciannya!

Shell Pilih Turunkan Harga BBM, Ini Rinciannya!

1 July 2024

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

6 March 2026
NHL Kembali ke Olimpiade 2026, AS Tantang Dominasi Kanada di Milan

Hukum Merayakan Valentine dalam Islam, Ini Penjelasan dan Dasarnya

12 February 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini