Sunday, August 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bulog Negosiasikan Ekspor 500 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Harga Ditawar Rp16.000 per Kg

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
23 May 2026
in Ekbis
Bulog Negosiasikan Ekspor 500 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Harga Ditawar Rp16.000 per Kg

Metapos.id, Jakarta – Peluang ekspor beras Indonesia ke Malaysia semakin terbuka. Perum Bulog menyatakan pembahasan awal dengan perwakilan Sarawak telah menghasilkan kesepakatan prinsip terkait rencana pengadaan beras dari Indonesia.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan Malaysia berencana membeli sekitar 500 ribu ton beras. Saat ini, kedua pihak masih menyelesaikan negosiasi harga serta skema distribusi sebelum kerja sama tersebut direalisasikan.

BACA JUGA

BNI Sekuritas Ajak Masyarakat Mulai Investasi di WondrX 2026

Andrea Bocelli Tampil di Indonesia, BNI Tebar Diskon Tiket

Selain membahas harga, Bulog juga mulai menyiapkan aspek teknis pengiriman. Perusahaan itu akan mengirim tim ke Sarawak untuk mendalami berbagai opsi distribusi yang dapat digunakan.

Tim tersebut akan meninjau jalur pengiriman melalui pelabuhan maupun rute darat yang menghubungkan Kalimantan Barat dengan Sarawak. Langkah itu dilakukan agar proses distribusi berjalan lebih efektif dan efisien.

Dalam penawaran awal, Malaysia mengajukan harga sekitar Rp16.000 per kilogram atau setara 3,7 ringgit Malaysia. Harga tersebut berlaku untuk beras premium dengan tingkat patahan 5 persen.

Namun, pemerintah menegaskan bahwa ekspor beras harus tetap memberikan keuntungan bagi petani dan negara. Karena itu, pembahasan harga masih terbuka dan berpotensi mengalami penyesuaian.

Rizal menilai tawaran yang diajukan Malaysia cukup menarik. Meski begitu, Bulog masih berharap bisa memperoleh harga yang lebih tinggi melalui proses negosiasi lanjutan.

Selanjutnya, Bulog akan berkoordinasi dengan pemerintah sebelum menetapkan keputusan akhir. Pembahasan mengenai harga ekspor akan dilakukan bersama Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional.

Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman sebelumnya mengungkapkan bahwa Malaysia telah menyampaikan permintaan beras dalam jumlah besar kepada Indonesia. Negara tetangga tersebut membutuhkan sekitar 500 ribu ton beras untuk memenuhi kebutuhan pasarnya.

Permintaan itu muncul di tengah kondisi stok beras nasional yang melimpah. Selain itu, produksi padi dalam negeri terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Amran, Indonesia saat ini memiliki surplus beras sekitar dua juta ton. Kondisi tersebut membuka peluang bagi pemerintah untuk memperluas pasar ekspor ke sejumlah negara.

Meski peluang ekspor semakin besar, pemerintah tetap memprioritaskan kebutuhan domestik. Dengan cadangan beras yang mencukupi, Indonesia dinilai mampu memenuhi permintaan luar negeri tanpa mengganggu pasokan dalam negeri.

Tags: Ahmad Rizal RamdhaniAmran SulaimanBeras IndonesiaBulogEkspor berasHarga berasKetahanan panganMalaysiaMetapos.idPerdagangan InternasionalStok Beras Nasional
Previous Post

Polisi Selidiki Peluru yang Tembus Rumah Warga di Ciracas, Hasil Uji Balistik Ditunggu

Next Post

Dominasi Persib Musim 2025/2026 Berlanjut di Penghargaan Individu

Related Posts

BNI Sekuritas mengajak masyarakat belajar investasi melalui WondrX 2026, sekaligus memperkuat literasi pasar modal bagi investor pemula.
Ekbis

BNI Sekuritas Ajak Masyarakat Mulai Investasi di WondrX 2026

22 August 2026
Andrea Bocelli Tampil di Indonesia, BNI Tebar Diskon Tiket
Ekbis

Andrea Bocelli Tampil di Indonesia, BNI Tebar Diskon Tiket

21 August 2026
PEFINDO Angkat Ignatius Girendroheru Jadi Direktur Utama
Ekbis

PEFINDO Angkat Ignatius Girendroheru Jadi Direktur Utama

21 August 2026
MEGA SHOW Hong Kong 2026
Ekbis

Ribuan Eksibitor Ramaikan MEGA SHOW Hong Kong 2026

20 August 2026
Festival Petrokimia Gresik Buktikan Budidaya Berbasis Teknologi Tingkatkan Panen Cabai
Ekbis

Festival Petrokimia Gresik Buktikan Budidaya Berbasis Teknologi Tingkatkan Panen Cabai

19 August 2026
Bank Mandiri Taspen menggandeng ITB membangun fasilitas budidaya unggas dan magot di Bandung Barat untuk mendorong ekonomi sirkular dan kemandirian pensiunan.
Ekbis

Bank Mandiri Taspen dan ITB Bangun Ekonomi Sirkular dari Sampah Organik

18 August 2026
Next Post
Dominasi Persib Musim 2025/2026 Berlanjut di Penghargaan Individu

Dominasi Persib Musim 2025/2026 Berlanjut di Penghargaan Individu

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini