Metapod.id, Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah RI mengonfirmasi seluruh jemaah haji Indonesia telah berada di Makkah. Selain itu, proses perpindahan dari Madinah telah rampung sepenuhnya.
Selanjutnya, pemerintah memfokuskan layanan untuk menghadapi puncak ibadah haji di Armuzna. Rangkaian ibadah tersebut mencakup wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, serta prosesi di Mina.
Selain itu, seluruh layanan haji kini dipusatkan di Makkah. Layanan tersebut meliputi transportasi, akomodasi, layanan kesehatan, serta bimbingan ibadah bagi jemaah.
Sementara itu, juru bicara Kementerian Haji dan Umrah RI menyampaikan bahwa proses perpindahan berjalan tertib dan lancar. Koordinasi antara petugas lapangan, otoritas Arab Saudi, dan para jemaah menjadi faktor penting dalam kelancaran tersebut.
Kemudian, pemerintah mencatat operasional haji hingga hari ke-26 berjalan stabil. Sebanyak 430 kloter dengan 166.269 jemaah serta 1.717 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Di sisi lain, 154 kloter gelombang kedua dengan 59.101 jemaah telah tiba di Jeddah. Selain itu, 418 kloter telah berada di Makkah, dan 11.739 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi.







